Warga DIY Tolak Pembangunan Bandara Kulonprogo

40

Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menolak bandara melakukan demonstrasi di depan kantor Gubernur DIY, Rabu (22/4/2015).

Para demonstran menuntut Pemda DIY membatalkan proyek pembangunan Bandara Internasional di Kulonprogo.

Upaya menyuarakan tuntutan ini dilakukan para pendemo dengan memblokir Jalan Malioboro, tepat di depan Kepatihan. Akibatnya terjadi kepadatan arus lalintas yang cukup panjang.

Polisi terpaksa mengalihkan kendaraan yang melintas Jalan Malioboro melalui jalur khusus kendaraan non mesin di sisi barat Jalan Malioboro.

Pemda DIY menerima beberapa perwakilan untuk berdialog di ruang rapat Gedong Kiwo, Komplek Kepatihan.

 

Berikut tuntutan pendemo:

1. Tolak Pembangunan Bandara Internasional Kulonprogo
2.Tolak Perampasan Tanah
3.Tolak Refresifitas Aparat Terhadap Petani
4. Lindungi Hak Rakyat Atas Tanah
5.Bebaskan empat petani Kulonprogo (Sarjiyo, Wakidi, Trimarsudi dan Wasiyo)
6.Cabut Undang-Undang Keistimewaan DIY Nomor 13/2012 yang merampas tanah rakyat.

 

 

 

Sumber

Baca juga:  Jam Operasional Bandara Diperpanjang Mulai H-10 Lebaran
Previous articleAktivis Membuat Petisi Untuk Melestarikan Ex-Bandara Kemayoran
Next articleMaskapai Pasrah Saat KAA Berlangsung