Home Blog Page 271

Sekolah di Korea Batasi “Smartphone” lewat Aplikasi

Dengan segala kemampuan yang dimilikinya, smartphone berguna membantu kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga berpotensi mengalihkan konsentrasi siswa di kelas.

Menyadari hal ini, menurut laporan Mashable, sejumlah sekolah di Korea Selatan bereksperimen memakai software untuk membatasi pemakaian gadget pintar tersebut ketika sedang belajar.

Software bernama “iSmartKeeper” tersebut sedang diuji coba oleh setidaknya 11 sekolah di Seoul dan sekitarnya. Siswa diharuskan mengunduh versi mobile dari program tersebut sehingga para guru bisa mengendalikan ponsel mereka lewat desktop.

Para pengajar bisa mengunci ponsel (milik siswa) di sekolah dan hanya membolehkan panggilan darurat. Bisa pula diatur agar smartphone hanya bisa menelepon, SMS, atau mematikan aplikasi tertentu.

Dengan demikian, para guru bisa memblokir aplikasi yang berpotensi mengganggu kegiatan belajar-mengajar secara spesifik, misalnya layanan media sosial dan pesan instan. Sementara itu, aplikasi-aplikasi edukasi tetap bisa digunakan.

“iSmartKeeper” menggunakan data lokasi untuk melacak para siswa dan hanya mengaktifkan pembatasan-pembatasan tersebut saat mereka berada di sekolah.

Program ini didukung oleh Kantor Pendidikan Metropolitan Seoul. Rencananya, penggunaan aplikasi yang masih diuji coba itu akan diperluas ke sekolah-sekolah lain.

“Sejauh ini sudah 600 sekolah dari seluruh negeri yang tertarik menggunakan program tersebut. Sebanyak 30.000 siswa telah terdaftar di dalam sistemnya,” ujar Profesor Han Gyu-sang dari Gongju National University of Education, yang telibat dalam pengembangan iSmartKeeper.

Aplikasi yang bersangkutan juga menyediakan tool untuk orangtua yang tertarik memberlakukan batasan serupa pada smartphone anak mereka, ketika berada di rumah.

Saat ini, iSmartKeeper baru tersedia untuk smartphone Android. Namun, Gyu-sang mengatakan, versi iPhone dari aplikasi itu akan segera dirilis pada bulan depan.

Sumber: MASHABLE
Editor: Reza Wahyudi

Maladewa, Kahyangan Itu Nyaris Tenggelam

MALADEWA adalah negara yang tak pernah absen disebut ketika dunia berbicara tentang pemanasan global. Keindahan alam negara kepulauan yang berada di wilayah selatan Asia itu terancam ”hilang” ditelan laut.

Sore itu kapal feri dari dermaga di Pulau Male menuju Pulau Hulhumale dipadati penumpang. Kapal ini membawa sebagian besar penumpang yang bertempat tinggal di Hulhumale dan bekerja di Male.

Setibanya di Hulmuhale, sebagian penumpang memilih berkendaraan dengan bus umum, melewati jalan beraspal dan lingkungan perumahan yang tertata rapi, menuju tempat tinggal mereka. Sebagian lagi menggunakan sepeda motor pribadi yang sejak pagi diparkir di pelataran dermaga.

Setiap harinya, sebagian besar penduduk yang tinggal di Hulhumale ini harus menyeberang lautan selama 20 menit menggunakan feri menuju Male untuk beraktivitas. Mereka berdagang, berbelanja di pasar tradisional dan mal, atau bekerja di kantor.

KOMPAS/YULIA SAPTHIANI Kegiatan olahraga air menjadi salah satu daya jual wisata Maladewa. Untuk itu, setiap resor di Maladewa menyediakan berbagai peralatan olahraga air, baik untuk disewa maupun cuma-cuma.

Male adalah ibu kota Maladewa yang juga merupakan nama pulau. Pulau ini padat dengan bangunan kantor, pasar, sekolah, mal, sampai stadion sepak bola, hingga menjadi pusat berbagai kegiatan penduduk.

Adapun Hulhumale adalah pulau yang dipusatkan sebagai tempat tinggal, tentu saja dengan beragam fasilitas pelengkapnya, seperti rumah sakit, pasar swalayan kecil, sekolah, tempat rekreasi taman dan pantai, tempat pengisian bahan bakar, dan pembangkit tenaga listrik.

Selain fungsinya, Male dan Hulhumale memiliki perbedaan lain. Male adalah pulau lama yang terbentuk secara alami. Sementara Hulhumale adalah pulau buatan, yaitu pulau yang dibuat manusia.

Pulau seluas 2 kilometer persegi itu direklamasi mulai Oktober 1997. Berdasarkan data dari Housing Development Corporation (HDC), pulau ini diharapkan menjadi tempat tinggal bagi 60.000 orang.

Saat ini, Hulhumale sudah dihuni sekitar 3.000 orang. Sebagian di antaranya mengungsi dari pulau lama yang musnah karena tsunami tahun 2004. Salah satunya adalah Ahmad yang bekerja sebagai sopir bus umum.

”Kami pindah ke sini karena tsunami. Awalnya tinggal di tenda-tenda pengungsian,” kata Ahmad, yang sekarang sudah tinggal di apartemen yang dibangun pemerintah.

KOMPAS/YULIA SAPTHIANI Snorkeling adalah salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik wisata Maladewa. Di perairan Maladewa yang jernih, penyelam bisa melihat berbagai biota laut.

Hulhumale memang dibuat dan difokuskan sebagai pulau untuk tempat tinggal. Selain ratusan unit apartemen dengan berbagai kelas yang sudah berdiri, di salah satu bagian pulau terdapat lahan yang di atasnya akan dibangun rumah melalui Program Pembangunan Seribu Rumah.

Ancaman tenggelam

Program ini bisa membantu penduduk dari pulau yang rawan tenggelam untuk pindah ke pulau buatan. Tetapi, hal ini hanya berlaku untuk jangka pendek.

Meskipun terdiri dari banyak pulau, dengan jumlah 1.900-an buah, pulau-pulau di negara ini terancam ”hilang” karena pemanasan global yang membuat permukaan air laut terus naik. Apalagi, permukaan daratan di Maladewa secara umum cukup rendah, hanya setinggi pohon kelapa untuk titik tertinggi.

Sadar akan perubahan kondisi alam yang mengancam habitat mereka, penduduk Maladewa punya kepedulian tinggi akan lingkungan. ”Pada zaman dulu, orangtua mungkin tidak terlalu memperhatikan kondisi lingkungan. Tetapi, sekarang, semua mengerti pentingnya menjaga lingkungan, terutama laut,” kata Ivan, pemandu wisata.

Di sekolah dasar, misalnya, terdapat kurikulum tentang menjaga kelestarian laut, termasuk di dalamnya pelajaran menyelam. ”Nelayan juga tidak boleh memancing menggunakan alat yang merusak terumbu karang. Ikan harus dipancing satu-satu,” tutur Ivan, ketika memperlihatkan kesibukan pasar ikan di Male.

KOMPAS/YULIA SAPTHIANI Kegiatan olahraga air menjadi salah satu daya jual wisata Maladewa, seperti olahraga kayak.

Kegiatan peduli lingkungan ini juga sering kali melibatkan wisatawan yang menginap di resor. Di Resor Kurumba, misalnya, terdapat kegiatan bulanan berupa bersih-bersih resor dari sampah. Kegiatan ini melibatkan staf hotel dan tamu.

Sampah-sampah tersebut dan sampah harian dari berbagai tempat dikumpulkan di sebuah pulau, bernama Thilafushi, untuk kemudian diolah berdasarkan jenisnya.

Tak mengherankan, perairan Maladewa terlihat begitu bersih, mulai dari pantai hingga tengah laut. Keindahan biotanya pun bisa dinikmati, bahkan, dari permukaan laut.

Kepedulian penduduk Maladewa akan kelestarian lingkungan ini, tak hanya berpengaruh untuk kehidupan mereka. Sebanyak 600.000 wisatawan yang setiap tahunnya datang, bisa turut merasakan kenyamanannya. (Yulia Sapthiani)


Editor : I Made Asdhiana
Sumber : KOMPAS CETAK

http://travel.kompas.com/read/2014/03/23/1506438/Maladewa.Kahyangan.Itu.Nyaris.Tenggelam

“Solo Traveling” Pun Bisa Menyenangkan!

Solo traveling bisa jadi membosankan bahkan mengerikan. Namun, ketika Anda tahu bagaimana cara menikmatinya, solo traveling bisa menjadi salah satu pengalaman paling menyenangkan yang pernah Anda miliki. Berikut ini tujuh tips untuk mendapatkan pengalaman solo traveling yang menyenangkan, dilansir dari situs CNN Travel.

1. Cintai diri sendiri

Solo traveling akan membuat Anda semakin menyukai sang rekan perjalanan, yaitu diri Anda sendiri. Momen-momen saat solo traveling sangat tepat untuk mengenal diri sendiri secara lebih mendalam.

2.  Saatnya menjadi egois

Saat solo traveling, Anda bisa memutuskan segalanya sesuai kemauan Anda, tanpa harus berkompromi dengan orang lain. Tidak akan ada yang melarang Anda untuk bepergian ke museum atau sekadar menikmati hiburan malam. Ini merupakan hal berharga yang akan membuat perjalanan Anda penuh kebebasan dan petualangan.

3. Percaya diri

Kunci utama dari solo traveling adalah selalu terlihat percaya diri, meski kenyataannya tidak selalu begitu. Jika Anda bingung arah dan ingin melihat peta atau buku panduan, menepilah di suatu tempat agar tidak terlalu menonjol.

4. Waspada terhadap bahaya

Bahaya bisa datang di mana saja, bahkan ketika Anda berada di rumah. Tempat asing sesungguhnya tidak selalu lebih berbahaya dibanding kampung halaman sendiri. Statistik menunjukkan hanya, sedikit traveler yang terkena insiden serius. Namun, sikap waspada tetap diperlukan untuk menghindari bahaya.

5. Luangkan waktu untuk makan malam di luar

Ide untuk menghabiskan makan malam sendirian mungkin mengerikan bagi sebagian orang. Hal terbaik dari meluangkan waktu untuk makan malam saat solo traveling adalah Anda bisa fokus pada piring di hadapan Anda sambil sibuk dengan pikiran sendiri. Kegiatan ini justru juga bisa menjadi ajang untuk mencari teman baru.

6. Jangan terlalu sibuk dengan media sosial

Dewasa ini, media sosial telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Saat solo traveling, tahanlah sedikit keinginan untuk membagi segala cerita mengenai perjalanan solo Anda di media sosial. Fokuskan perhatian pada keadaan di sekitar Anda, dan nikmati suasananya. Dengan begitu, akan lebih banyak cerita yang dibawa pulang.

7. Lebih mahal dan lebih berharga

Solo traveling mungkin membutuhkan biaya yang lebih mahal. Tidak ada teman untuk berbagi biaya penginapan atau makanan. Namun, kesenangan yang didapatkan dengan memiliki waktu sendiri tanpa harus berkompromi dengan orang lain, itu lebih berharga dibanding jumlah uang yang Anda keluarkan selama solo traveling.


Penulis : Nicky Aulia Widadio
Editor : I Made Asdhiana
Sumber : CNN Travel

Pelesir Tak Perlu Banyak Barang, Cukup Bawa Ini Saja!

Berencana liburan tapi masih bingung soal packing? Hmm… meski kelihatannya sepele terkadang memilih barang mana yang ingin dibawa untuk berlibur, memang cukup membuat dilema.

Maka kunci utamanya adalah bawa barang yang dibutuhkan, bukan diinginkan.

“Liburan ala backpacker sejati itu sebenarnya sudah tak mementingkan penampilan fisik, yang dicari justru perjalanan ke dalam diri kita,” kata Imazahra, pendiri Komunitas Muslimah Backpacker sejak 23 Desember 2011.

Bagi Ima, semakin dirinya asing bagi orang lain, tanpa embel-embel busana bermerek atau make up di wajah, malah semakin ia nyaman menjadi diri sendiri. “Itulah esensinya traveling. Kalau perempuan sudah merasa nyaman dengan dirinya, maka yang ia lihat selanjutnya adalah soal kepuasan batin (hati),” ungkap Ima yang baru saja keliling 12 negara dalam 6 bulan terakhir.

Lalu barang apa saja yang sebaiknya dibawa untuk traveling? Ima yang hanya membawa satu ransel tiap berpergian, berbagi tips soal packing baik untuk liburan selama 2 hari, 6 bulan, atau dalam 1 tahun. Antara lain:

1. Bawa baju atasan 4 buah (selalu ada warna hitam, merah, motif), rompi 1 buah, celana panjang 2 buah, baju tidur satu stel atau daster tipis 2 buah.

2. Bawa baju dengan model simpel tapi elegan yang bisa di mix and match.

3. Agar tetap gaya bawa beberapa bros dan syal (jika udara dingin).

4. Kacamata hitam.

5. Lotion SPF agar terlindung dari terik matahari.

6. Make up simpel.

7. Bawa sabun dan perlengkapan mandi dalam ukuran kecil.

8. Harus mau rajin mencuci karena perempuan tidak suka bajunya kotor. Peduli lingkungan, jangan terlalu banyak memakai sabun agar hemat air saat mencuci.

Backpacker sejati tidak mengenal kata menyetrika, bawalah baju yang tidak mudah kusut, seperti baju berbahan katun tulis yang cukup dijemur dengan digantung,” saran Ima.

9. Taruh setiap jenis perlengkapan di wadah rapi agar tidak tercecer. Misalkan, peralatan mandi di satu wadah khusus, begitu pula dengan gadget dan barang elektronik lainnya

10. Cari pesawat yang low budget tanpa beli bagasi, “Jadi pintar-pintarlah packing dengan satu tas, berat maksimal  7 kilogram untuk ditaruh di kabin,” kata Ima lagi.

Selain itu, Ima punya saran berikut agar momen traveling terasa makin menyenangkan:

1. Pakai sepatu canvas tanpa tali. Selain ringan jenis sepatu ini juga mudah dicuci jika kotor.

2. Beli kebutuhan seperti makanan atau alat mandi di supermarket agar lebih murah.

3. Agar perjalanan makin berwarna coba datangi tempat unik yang belum populer, seperti situs-situs world heritage yang belum terekspos. (*)


Editor : I Made Asdhiana
Sumber : tabloidnova.com

Singapura, Destinasi Tepat untuk Solo Traveler Pemula

Berwisata seorang diri mungkin menakutkan bagi sebagian orang. Bagi sebagian lainnya, ini menjadi tantangan yang menarik untuk dicoba. Beberapa tempat tergolong aman untuk dikunjungi oleh solo traveler pemula, salah satunya Singapura.

Berikut beberapa alasan mengapa Singapura menjadi negara yang tepat bagi solo traveler pemula.

1. Salah satu negara teraman di dunia

Singapura merupakan salah satu negara dengan tingkat kriminalitas terendah di dunia. Jangan heran jika melihat warga lokal maupun turis bisa berjalan dengan santai tanpa terlalu memperhatikan barang bawaan mereka. Hal ini menjadikan Singapura sebagai destinasi yang aman bagi solo traveler.

Meski begitu, tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Angka statistik yang rendah bukan berarti tidak terjadi tindak kejahatan sama sekali.

2. Sarana transportasi yang baik

Solo traveler tidak perlu takut tersesat atau bingung memikirkan sarana transportasi selama di Singapura. Negara ini memiliki sistem transportasi yang sangat bagus. Mass Rapid Transportation (MRT) menjadi sarana transportasi yang paling banyak digunakan.

Selain karena menjangkau hampir seluruh wilayah di Singapura, MRT juga sangat tepat waktu dan mudah digunakan. Brosur yang memuat rute MRT bisa didapat secara gratis di pusat informasi turis.

KOMPAS.COM/NICKY AULIA WIDADIO Esplanade Park, salah satu spot sepi untuk menikmati landmark Singapura.

Sebelum sampai di Singapura pun, rute, tarif, dan lama perjalanan menggunakan MRT bisa diakses melalui situs resmi MRT. Hal ini memungkinkan solo traveler untuk menyiapkan rute dan estimasi biaya perjalanan sehingga tidak perlu bingung ketika sampai di Singapura. Selain MRT, terdapat pula sarana transportasi lainnya seperti bus kota dan taksi.

3. Bahasa bukan kendala

Jika tidak fasih berbahasa Inggris, bahasa Melayu adalah solusinya, mengingat sebagian dari warga Singapura merupakan etnis Melayu. Oleh karena itu, jangan ragu untuk bertanya jika bingung terhadap sesuatu.

4. Tersedia banyak backpacker hostel

Singapura tahu betul bahwa wisatawan yang berkunjung tidak selalu memiliki budget besar. Backpacker hostel merupakan solusi bagi solo traveler sehingga tidak perlu menyewa kamar hotel. Selain lebih murah dibanding hotel, backpacker hostel juga memberi kesempatan bagi solo traveler untuk berkenalan dan mendapat teman sesama wisatawan karena konsep sharing room yang digunakan.


Penulis : Nicky Aulia Widadio
Editor : I Made Asdhiana

Inilah Fakta dan Mitos Berwisata dengan “Travel Agent”

Berwisata menggunakan jasa travel agent atau biro perjalanan wisata kerap dianggap berbiaya lebih mahal dan dibatasi oleh jadwal yang ketat. Namun, anggapan tersebut bisa dibantah dalam diskusi bertema “Fakta dan Mitos Seputar Traveling dengan Travel Agent” di Jakarta, Kamis (20/3/2014) malam.

“Saat ini peminat kelompok tur sangat banyak sehingga biayanya bisa menjadi semakin murah. Selain itu, travel agent juga biasanya memiliki kerja sama dengan maskapai penerbangan terkait harga spesial,” ujar Chief Operating Officer PT Dwidaya Tour & Travel, Effendy Dharmawan, dalam diskusi tersebut.

Trinity, penulis buku “The Naked Traveler” membenarkan hal tersebut. Sama halnya juga dengan Kenny Santana, pemilik akun twitter bertema travel, @KartuPos. Mereka mengakui tidak selamanya berwisata menggunakan biro perjalanan wisata itu berbiaya lebih mahal.

“Contohnya ke Turki. Ada paket wisata dari travel agent yang menawarkan harga 899 dollar AS yang sudah termasuk tiket pesawat dan akomodasi selama di sana. Sementara kalau berangkat sendiri, tiket pesawatnya saja bisa 700 dolar AS,” ujar Kenny.

Menurut Trinity, jasa biro perjalanan wisata sangat berguna untuk mengunjungi destinasi-destinasi yang secara prosedural sulit dikunjungi. Misalnya, destinasi tertentu seperti Israel yang tidak bisa dikunjungi tanpa menggunakan jasa biro perjalanan wisata.

“Sementara destinasi seperti Rusia, mengurus visanya sulit dan membutuhkan usaha lebih untuk para traveler independen. Kalau menggunakan travel agent yang telah memiliki jaringan luas tentu prosesnya lebih mudah,” ujarnya.

KOMPAS/WISNU AJI DEWABRATA Komunitas reka ulang (reenactor) mengenakan seragam tentara AS dan Jerman lengkap dengan peralatan tempur bergaya di halaman museum.

Biro perjalanan wisata juga bisa menyesuaikan dengan keinginan para pelancong saat berwisata. Misalnya, dengan menawarkan paket wisata fleksibel.

“Para traveler bisa mengatur sendiri destinasi-destinasi tambahan yang ingin dikunjungi. Biayanya akan dikalkulasi oleh pihak travel agent,” kata Effendy.

Selain itu, Effendy menambahkan bahwa traveler bisa memilih jasa biro perjalanan wisata yang ingin digunakan. Seperti paket tur dan akomodasi tanpa tiket perjalanan atau tiket perjalanan dan akomodasi tanpa menggunakan paket tur di tempat tujuan.


Penulis : Nicky Aulia Widadio
Editor : I Made Asdhiana

Mencicipi Kuliner Ekstrem Negeri Tirai Bambu di Wangfujing

WISATA kuliner ekstrem rupanya tak hanya bisa ditemui di Vietnam atau pun Thailand. Selama berada di China, Anda juga dapat menjajal kuliner unik yang hadir di sepanjang jalan Wangfujing, Beijing.

Di sana, Anda bisa menemukan penjaja makanan aneh mulai dari kalajengking, ulat sagu, kepompong, bintang laut, kelabang,  laba-laba, kumbang, hingga kecoak.

Serangga liar dan binatang laut tersebut digoreng kering dalam bentuk sate tanpa tambahan bumbu atau saus di atasnya. Untuk satu tusuk, serangga goreng tersebut dijual dengan harga 10-20 Yuan atau sekitar Rp 20.000 hingga Rp 40.000.

KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA Aneka serangga dan cacaing goreng dijajakan di jalan Wangfujing, Beijing.

Anda pasti bergidik ketika pertama kali melihat serangga-serangga tak lazim itu disajikan sebagai hidangan. Namun mengenai rasanya, janganlah mengambil kesimpulan sebelum Anda mencobanya sendiri.

Seorang wisatawan yang mencoba satu tusuk ulat sagu mengaku terkejut ketika merasakan gurihnya serangga goreng itu. “Enak kok rasanya, gurih, garing, uletnya enak,” ujar Denny yang ditemui di Jalan Wanfujing, pertengahan Maret 2014.

Denny memberanikan diri mencoba makanan ekstrem tersebut karena penasaran akan rasanya.

KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA Daging kambing bakar di Wangfujing, Beijing.

Namun bagi Anda yang takut mencoba, jangan khawatir. Arena kuliner Wangfujing juga menghadirkan aneka makanan yang lebih akrab dengan lidah Asia seperti mi rebus, mi goreng, seafood, hingga sate aneka daging.

Ada pula makanan berlabel halal bagi Anda yang menganut agama Islam. Kios berlabel halal tersebut menjual sate dari bagian tubuh kambing mulai dari dagingnya, ginjal, hati, hingga alat kelamin kambing.

Teman Denny, Ilham, mencoba sate daging kambing yang dijajakan salah satu kios berlabel halal tersebut. “Enak rasanya, sate kambing dengan nuansa ramuan Arab begitu, ditambah merica sepertinya,” tutur Ilham menceritakan rasa sate kambing ala Wangfujing yang dia coba malam itu.

KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA Aneka bakpao yang dijajakan di Wangfujing, Beijing.

Untuk satu tusuk sate daging kambing, Ilham membayar 5 Yuan atau sekitar Rp 10.000. Menurutnya, kios berlabel halal itu menjual daging kambing dengan harga variatif mulai dari 5 hingga 10 Yuan.

Selain daging-dagingan, wisata kuliner Wangfujing menghadirkan makanan menarik lainnya seperti manisan buah khas Beijing, serta bakpao dengan aneka bentuk yang menarik. Ada bakpao berbentuk kelinci, babi, hingga bunga mawar dengan aneka warna.

Suasana kawasan wisata kuliner Wangfujing juga terasa nyaman bagi para turis. Tenda-tenda penjual makanan berderet rapi di sisi kanan jalan dengan warna dan ukuran yang diseragamkan. Semua pedagangnya pun tampak mengenakan seragam putih yang dipadu dengan celemek dan topi merah.

Ruas jalan Wangfujing terlihat cukup bersih dan nyaman bagi wisatawan untuk menyusurinya dengan berjalan kaki. Anda tak perlu khawatir terserempet kendaraan karena Wangfujing dikhususkan bagi pejalan kaki.

KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA Manisan buah dijajakan di Wangfujing, Beijing, China.

Jalan sepanjang 1,5 Kilometer itu tidak hanya terkenal dengan kuliner ekstremnya. Di sisi kiri dan kanan Wangfujing juga berdiri toko-toko yang menjual pakaian, suvenir, makanan kemasan, makanan siap saji, barang elektronik, hingga mainan. Ada juga toko barang bermerek seperti Apple Store, Zara, dan Forever 21.

Tak jauh dari pertokoan, berdiri gereja St Joseph yang dibangun sejak 1653. Saat Kompas.com melintasi gereja tersebut, terlihat beberapa pasangan tengah berlatih dansa dengan diiringi musik yang mengalun lembut. Cahaya lampu dari arah gereja tampak menambah romantisnya malam itu.

Sementara itu, di seberang gereja, tampak sekelompok warga lokal membawakan tarian modern dengan musik yang lebih nge-beat. Sesekali, mereka terlihat mengajak wisatawan untuk ikut menari bersama. Gerakan para penari dan iringan musik menambah meriahnya Jalan Wangfujing di kala malam.

KOMPAS.COM/ICHA RASTIKA Daerah Wangfujing di Beijing, China. Di sini dijajakan beraneka makanan dari yang biasa-biasa saja sampai yang ekstrem.

Untuk mencapai Wangfujing, Anda cukup berjalan sekitar 2 kilometer dari Kota Terlarang (Forbidden City) atau Tiananmen Square. Tersedia pula subway line dari sana untuk mencapai Wangfujing.

Namun bagi Kompas Travel yang menginap di Prime Hotel Beijing, hanya perlu berjalan kaki sekitar 15 menit untuk mencapai Wangfujing. Bagaimana dengan Anda? Sudahkah mencoba kuliner ekstrem ala negeri Tirai Bambu?


Penulis : Icha Rastika
Editor : I Made Asdhiana

http://travel.kompas.com/read/2014/03/24/0912398/Mencicipi.Kuliner.Ekstrem.Negeri.Tirai.Bambu.di.Wangfujing

Dubai, Tempat Singgah Sekaligus Tujuan

ama Indonesia selalu memosisikan diri sebagai negara di persilangan dunia. Namun, Uni Emirat Arab adalah negara yang mewujudkannya secara nyata sebagai tempat persilangan dunia.

Bandar Udara (Bandara) Internasional Dubai, yang sebetulnya masih kalah dari Bandara Internasional Changi, Singapura, menjadi tempat transit penerbangan penting dunia. Maskapai penerbangan Emirates adalah penghubung penduduk belahan timur dan barat dunia.

”Dua pertiga penduduk dunia bepergian melewati Dubai,” kata Mohammed Essa Al Sheikh, Kepala Kantor Wilayah Asia dan Australia Departemen Pariwisata dan Pemasaran Perdagangan Pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab, Senin (17/3/2014) lalu.

Sejumlah wartawan Indonesia diajak Pemerintah Dubai merasakan pariwisata negara Timur Tengah tersebut.

Beberapa tujuan wisata di antaranya sudah terkenal sebagai yang tertinggi atau terbesar di dunia. Katakanlah gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, atau akuarium akrilik terbesar dunia di Dubai Mal. Dubai Mal sendiri termasuk mal terbesar di dunia selain mal di China. Ada juga Taman Ajaib Dubai, taman bunga terbesar di dunia. Selain itu, wartawan juga diajak menikmati kota tua Dubai, padang pasir, dan pantai di Hotel dan Spa Jumeirah Zabeel Saray.

 

ARSIP EMIRATES Maskapai Emirates.

Dubai, yang sebelum tahun 1991 didominasi padang pasir, sekarang dipenuhi gedung pencakar langit. Sejumlah proyek pencakar langit juga terlihat sedang dikerjakan. Jalan-jalan mulus, lengkap dengan jaringan kereta api Dubai Metro. Taman- taman dengan bunga-bunga asal Eropa juga terlihat rapi.

Selain tujuan wisata yang seba artifisial dan wah tersebut, tulang punggung pariwisata Dubai adalah maskapai penerbangan Emirates.

Maskapai tersebut sudah melayani rute Jakarta-Dubai selama 22 tahun sejak 10 Agustus 1992. Jika sebelumnya penerbangan transit di Singapura dan Kolombo, Sri Lanka, sejak 2 Oktober 2008 penerbangan Jakarta-Dubai-Jakarta dilakukan tanpa henti. Sejak 2 Maret 2014 penerbangan tanpa henti dilayani tiga kali sehari dengan pesawat Boeing 777 kelas bisnis dan ekonomi. Sebanyak 2.500 kursi tersedia dengan tingkat keterisian kursi 80 persen.

”Indonesia penting bagi kami karena kelas menengah yang terus tumbuh,” ujar Barry Brown, Wakil Presiden Senior Divisi Operasi Komersial Asia Timur dan Australasia Grup Emirates.

Meskipun membangun sejumlah penanda kota wah tingkat dunia, Dubai belum menjadi tujuan wisata teratas dunia. Dalam 20 tujuan wisata terbaik dunia versi National Geographic Traveler edisi Desember 2013, misalnya, tidak ada Dubai di dalamnya. Berada di peringkat pertama adalah hutan hijau beruang besar British Columbia, Kanada. Raja Ampat, Papua Barat, berada di peringkat ke-19.

worldpropertychannel.com Dubai unggul dalam empat kategori sebagai kota favorit orang-orang kaya dunia.

Namun, persoalan pariwisata Indonesia adalah daya saing. Dalam Indeks Daya Saing Perjalanan dan Pariwisata Forum Ekonomi Dunia 2013, Swiss berada di peringkat pertama. Uni Emirat Arab berada di peringkat ke-28, membaik dua peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Indonesia berada di peringkat ke-70, membaik empat peringkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah masih perlu berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dengan memperbaiki infrastruktur. (SUBUR TJAHJONO)


Editor : I Made Asdhiana
Sumber : KOMPAS CETAK

Satelit Perancis Temukan Obyek Mengambang di Lokasi Pencarian MH370

Malaysia menyatakan bahwa Perancis juga menemukan obyek mengapung di Samudra Hindia bagian selatan dan keberadaannya masuk dalam area pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370.

Menteri Transportasi Malaysia mengungkapkan, obyek yang ditemukan itu dianggap sebagai obyek potensial yang bisa memberikan petunjuk keberadaan Malaysia Airlines MH370 di Samudra Hindia.

Obyek yang ditemukan satelit Perancis itu melengkapi temuan serupa oleh Australia sehingga saat ini fokus pencarian diarahkan di wilayah terpencil yang berada di 2.500 kilometer arah barat daya Perth.

Akan tetapi, pihak Malaysia tidak memberikan perincian detail mengenai ukuran serpihan yang ditemukan satelit Perancis tersebut, beserta titik koordinatnya.

Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 hilang sejak 8 Maret 2014 dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing dengan 239 penumpang di dalamnya. Pihak Malaysia mengungkapkan, pesawat tersebut sempat kembali ke Semenanjung Malaya setelah putus kontak.

Sejauh ini, telah ada 25 negara yang bergabung untuk mencari pesawat yang hilang itu. Usaha pencarian saat ini difokuskan di perairan sebelah barat Australia, setelah sejumlah satelit menangkap serpihan-serpihan yang diduga pesawat Malaysia Airlines.


Editor : Bambang Priyo Jatmiko
Sumber : AFP

Dugaan Keterlibatan Pilot atas Hilangnya MH370 Malaysia Airlines Menyurut

Semangat pilot penerbangan MH370 dari Malaysia Airlines, Zaharie Ahmad Shah, dapat ditelusuri dari komunikasi e-mail pertukaran data pada simulator pribadinya. Namun, penyelidikan mendalam atas simulator itu tidak menunjukkan bukti keterlibatan Zaharie atas hilangnya pesawat.

Tumpukan layar komputer, kartu grafis, dan perangkat lunak yang susah payah dikumpulkan penyidik tak menunjukkan bukti keterlibatan Zaharie atas hal tersebut. Bahkan kini berbalik muncul banyak pernyataan dari vendor peralatan terbang dan komunitas penerbang bahwa sangat umum bagi seorang pilot yang memiliki jam terbang sebanyak Zaharie untuk memiliki simulator pribadi di rumah.

“Banyak pilot menghubungi saya (menyatakan) tertarik membuat simulator di rumah. Zaharie dan beberapa pilot itu meng-upgrade agar simulator itu terasa lebih nyata, dengan pengembangan di sektor platform gerakan,” kata Thanos Kontogiannis, penggemar penerbangan yang berbasis di California, yang membantu Zaharie membangun simulatornya, dalam blog yang diunggah pada Minggu (23/3/2014) waktu setempat atau Senin WIB.

Dalam profil LinkedIn, Kontogiannis menggambarkan dirinya sebagai karyawan Qualcomm (berbasis di San Diego) yang menggunakan waktu luangnya untuk membangun simulator seperti yang dimiliki Zaharie.

Polisi Malaysia menyita simulator dari rumah Zaharie, yang menggunakan sistem operasi terbaru keluaran Microsoft. “Melihat log penerbangan di simulator permainan ini adalah bagian penting dari penyelidikan,” kata seorang pejabat yang terlibat langsung dengan penyelidikan atas Zaharie dan kopilot-nya, Fariq Abdul Hamid (27).

X-Plane 10 menarik untuk peneliti karena itu adalah produk terbaru yang dibeli Zaharie, dan yang paling canggih. Di dalamnya terdapat segala macam skenario (simulasi) darurat dan tempur.” Para penyidik Malaysia telah meminta bantuan FBI untuk memulihkan memori simulator yang diketahui dihapus pada 3 Februari 2014.

Bila penelitian dan sanggahan soal simulator ataupun dugaan keterlibatan atas Zaharie sudah menyurut, maka giliran Fariq yang sekarang menjadi fokus perhatian para penyidik.


Penulis : Palupi Annisa Auliani
Editor : Palupi Annisa Auliani
Sumber : Reuters

Aktivitas Bandara Tak Akan Ganggu Indonesian Masters 2014

Golf adalah olahraga yang membutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi. Gangguan suara kecil dapat dengan mudah membuyarkan konsentrasi seorang pegolf. Maka tak usah heran dalam setiap pertandingan golf, terdapat petugas yang membawa tulisan ‘Silent Please’ (dilarang berisik).

Lalu bagaimana jika turnamen golf digelar di lapangan yang dekat dengan bandara yang identik dengan kebisingan? Pertanyaan yang sempat mengemuka menyusul digelarnya CIMB Niaga Indonesia Masters 2014 yang berlangsung tak jauh dari Bandara Halim Perdanakusuma.

“Tak usah terlalu khawatir dengan soal itu. Sebagian pesawat domestik memang telah mengalihkan aktivitasnya ke (bandara) Halim Perdanakusuma. Namun, jumlahnya tak banyak. Kalau tidak salah, sekitar 80-an (pesawat). Sampai saat ini, efeknya tidak terasa,” tutur CEO Royale Jakarta Golf Club, George Chandra, dalam konferensi pers CIMB Niaga Indonesian Masters 2014 di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/3).

Royale Jakarta Golf Club akan menjadi tuan rumah Indonesian Masters 2014 pada 24 – 27 April mendatang. Munculnya kekhawatiran tadi memang beralasan karena bisingnya bandara bisa sangat mengganggu permainan golf. Jarak padang golf dengan bandara memang dekat, tak sampai satu kilometer.

George menegaskan lokasi pertandingan dalam turnamen berhadiah total sekitar Rp 9 miliar ini dijamin cukup jauh dengan bandara. “Yang dekat landasan pacu itu hole Utara. Nah, yang dipakai di Indonesian Masters nanti hole Barat dan Selatan. Jadi, (turnamen) tidak akan terganggu oleh aktivitas bandara,” tegas George.

Penulis: Shesar Andriawan/ED

Sumber: http://www.beritasatu.com/lainnya/172759-aktivitas-bandara-tak-akan-ganggu-indonesian-masters-2014.html

Bandara Canberra akan Dilengkapi Hotel Bintang 4,5

Bandara ibukota Australia, Canberra, telah mengumumkan rancangan bangunan hotel senilai 50 juta dollar (Rp 517,4 miliar) yang akan dibangun dekat terminal kedatangan dan keberangkatan.

Hotel berbintang 4,5 ini dijadwalkan mulai dibangun beberapa minggu ke depan.

Gedung tersebut direncanakan memiliki 191 kamar dan terletak 150 meter dari terminal.

Bandara Canberra memperkirakan hotel baru ini akan membuka lapangan kerja sebanyak 600 posisi selama masa pembangunan, dan juga 200 posisi tetap.

Hotel itu akan memiliki fasilitas konferensi dan menargetkan pasar wisata serta bisnis.

Direktur bandara, Stephen Byron, menyatakan bahwa pembangunan ini akan mendukung usaha untuk menarik maskapai-maskapai asing agar terbang langsung ke Canberra.

“Memiliki hotel bandara adalah bagian dari menjadi bandara internasional,” ucapnya, “Jelas, ini membuat kita lebih mudah diakses bagi kawasan, dan juga membuat kita lebih menarik sebagai sebuah destinasi internasional.”

Byron menambahkan bahwa fasilitas konferensi yang tersedia sebesar 300 meter persegi yang bersifat fleksibel.

Sumber: http://www.radioaustralia.net.au/indonesian/2014-03-19/bandara-canberra-akan-dilengkapi-hotel-bintang-45/1281976

Cuaca

Bali
overcast clouds
25.8 ° C
25.8 °
25.8 °
88 %
2.3kmh
92 %
Sat
26 °
Sun
30 °
Mon
30 °
Tue
30 °
Wed
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.3
AUD
12,480.7
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.4
SGD
13,621.2