Hari Raya Nyepi, Ratusan Penerbangan di Bali Tidak Beroperasi

44

Pulau Bali mulai bersiap untuk menggelar serangkaian perayaan Hari Raya Nyepi pada 28 Maret 2017 nanti. Para Hari Raya Nyepi ini pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menyatakan tidak mengoperasikan sebanyak 324 penerbangan reguler baik domestik maupun internasonal. Penghentian operasi penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ini dilakukan selama 24 jam yang terdiri dari 193 penerbangan domestik dan 131 penerbangan internasional.

Terkait keputusan tersebut, AirNav pun telah menerbitkan notice to airman (Notam) atau pemberitahuan penutupan bandara kepada pelaku penerbangan dan bandara seluruh dunia dengan nomor A-3800 pada 19 Desember 2016 lalu. Penutupan sendiri akan berlangsung pada Selasa (28/3/2017) pukul 06.00 WITA dan kembali dibuka pada Rabu (29/3/2017) pukul 06.01 WITA.

“Untuk mengantisipasi adanya permintaan pendaratan darurat, maka selama penutupan itu akan tetap ada petugas yang siaga baik dari Angkasa Pura I, AirNav, Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan Pelabuhan, maskapai dan petugas penanganan darat,” jelas Kepala Bagian Komunikasi dan Hukum PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali Arie Ahsanurrohim seperti dikutip dari Antaranews.com, Jumat (24/3/2017).

Setidaknya ada 316 personil disiagakan mulai dari bagian penanganan darat, kawasan udara, fasilitas teknis, peralatan, aviation security, petugas pemadam kebakaran, dan petugas pintu parkir. Koordinasi darurat juga melibatkan Polsek Kawasan Udara, TNI AU, Desa Adat Tuban, dan Desa Adat Kelan khusus untuk mengawal Pecalang.

Pihaknya juga telah berkoordinasi terkait penutupan tersebut kepada pihak terkait diantaranya, Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, media massa serta melalui media sosial.

Baca juga:  Indahnya Awan Lenticular Namun Mematikan
Previous articleBali Jadi The Worlds Best Destination
Next articleMenelusuri Jejak Komodo di Pulau Rinca