Dicari Penduduk Bumi untuk Tinggal di Planet Mars

66

Sebuah organisasi non-profit asal Belanda, Mars One, terus merealisasikan ide gilanya untuk membentuk koloni manusia pertama di Planet Mars. Sejauh ini, sudah ada 100 calon penduduk yang akan diadu.

Setelah beberapa tahun lalu membuka lowongan, proyek yang dipimpin oleh pengusaha Bas Lansdrop ini sudah menemukan 50 pria dan 50 wanita. Seperti halnya program reality show, mereka akan menjalani kompetisi untuk dikerucutkan menjadi 24 orang saja.

Bila sesuai Rencana, program yang sudah dibuat sejak tahun 2012 ini, memulai mengirimkan penduduk Bumi ke Planet Merah tersebut pada pertengahan 2024.

Tapi yang perlu diingat adalah mereka yang terpilih ke Planet Mars, tidak akan kembali ke Bumi dan terus tinggal di sana untuk membangun peradaban manusia. Dalam video iklan yang diunggah ke YouTube, mereka benar-benar mencari orang yang terpilih.

“Jika ada satu kandidat hebat yang terpilih, bukan berati secara otomatis mereka akan menjadi tim yang hebat. Kita lihat, apakah mereka akan bisa menyelesaikan sejumlah tantangan,” ujar Chief Media Officer, Norbert Kraft, yang dikutip dari Tech Blog.

Semua kru yang terpilih menjalani misi ke Mars ini tentu saja akan terbang bersama dengan pesawat yang sudah didesain sedemikian rupa untuk ditinggali. Miliaran dolar tentu saja dibutuhkan, untuk mewujudkan ide ambisius ini.

“Mars One membutuhkan dana sekitar miliaran dolar untuk membentuk koloni di Mars termasuk pesawat rover yang rencananya akan diluncurkan pada tahun 2018 mendatang,” katanya.

Membentuk koloni di Mars ini sempat menimbulkan kontroversi dari sejumlah ilmuwan. Perkumpulan doktor di Massachusetts Institute of Technology  (MIT).

Mereka meragukan bahwa pendaratan di Mars tanpa kembali ke Bumi tidak akan sukses dilakukan. Halangan yang paling dekat adalah mereka akan didera kelaparan hingga kematian.

Baca juga:  Penampakan pesawat Airbus A350-900 (Msn. 480) pertama pesanan Starlux Airlines ...

Seperti dikutip Popular Science, dengan penelitian yang masih terbatas. Rasanya sulit menumbuhkan makanan dan sumber daya lainnya dari kondisi alam di Mars.

 

Sumber

Previous articleImlek, Garuda Indonesia Targetkan 50 Ribu Wisatawan ke Indonesia
Next article5 Cara Mudah Dapatkan Kamar Hotel Kelas Premium Tanpa Biaya Ekstra