Bersyukur Akses Kalideres-Bandara Lewat Jembatan Peta Sudah Pulih

38

JAKARTA, Jembatan Jalan Peta Barat, yang amblas sedalam satu meter pada Rabu, 19 November 2013 lalu, kini sudah selesai dibangun. Dibukanya jalan di sana disambut gembira oleh para pengemudi, dan para pelaku usaha di sekitar jembatan.

“Pasti lebih mudah. Tadinya muter-muter, sekarang kalau ke Kalideres bisa langsung. Sebelumnya jarus lewat Jurumudi, Batuceper, atau lewat Citra Dua kalau mau ke Cengkareng. Lebih jauh dan jalannya sempit. Selisih waktunya bisa sampai satu jam,” kata Arman (43), pengemudi taksi.

Beberapa pelaku usaha di sekitar jembatan itu juga mengaku senang. Ozi (19), pemilik bengkel berjarak sekitar 30 meter dari jembatan itu lega setelah bengkelnya kembali disambangi pelanggannya.

“Sebelumnya sepi selama tiga minggu karena akses jalan ke sini ditutup. Sejak dibuka Alhamdulullah ada saja pelanggan datang,” ucapnya sambil tersenyum.

Emin, penjual es kelapa di dekat jembatan, juga merasakan kebahagiaan yang sama. Ia kini sudah kembali membuka dagangannya setelah tiga pekan memilih tutup.

“Sebelum jembatan ambruk, saya bisa jual tiga puluh buah kelapa sehari. Tapi saat jembatan ambruk dan akses jalan ditutup, dagangan enggak laku karena enggak ada yang lewat. Akhirnya saya memilih tutup menunggu jembatan selesai dibubangun,” katanya.

Pantauan Warta Kota, Minggu (15/12/2013) petang, jembatan yang masuk wilayah RW 08 Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, ini sudah bisa dilintasi roda empat, termasuk kendaraan besar dengan tonase tinggi. Selain itu, angkutan kota dan kopaja sudah berseliweran melintasi jembatan tersebut.

Arus lalu lintas di Jalan Peta Barat juga lancar. Begitu juga di Jalan Pesa Selatan yang sebelumnya menjadi tempat penguraian kendaraan ke jalan Benda Raya selama akses Jalan Peta Barat ditutup. (fha)