Tujuh bandara yang dikelola Angkasa Pura II merugi

58

PT Angkasa Pura (AP) II mengalami kerugian atas pengelolaan 7 bandara. Kerugian tersebut akibat investasi yang dilakukan terhadap pengembangan 10 bandara dari 13 yang dikelola.

“Kita mengalami kerugian atas enam sampai tujuh bandara setelah investasi untuk sepuluh dari 13 bandara yang kita kelola,” ujar Dirut PT AP II, Tri Sunoko kepada merdeka.com, Sabtu (4/1).

Tri mengatakan ke tujuh bandara yang mengalami kerugian adalah Jambi, Padang, Palembang, Tanjung Pinang, Halim Perdanakusuma, Pontianak dan Pekanbaru. Menurutnya, kerugian tersebut bersifat sementara sebab, setelah penggunaan anggaran untuk pengembangan sepuluh bandara diselesaikan maka akan kembali seperti semula.

“Seandainya investasi sudah selesai pasti akan kembali normal. Kita sedang pengembangan sepuluh bandara dari penambahan kapasitas dan perbaikan fasilitas,” ucapnya.

Pengembangan bandara tersebut yakni dengan menambah kapasitas, pembangunan lahan parkir dan perbaikan dari sisi udara. Sepuluh bandara yang sedang dikembangkan adalah Kuala Namo (Medan) yang sudah beroperasi, Jambi, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang dan Pekanbaru yang baru beroperasi.

Untuk Palembang sedang diperpanjang luas terminalnya. Pontianak sedang dikembangkan kapasitas terminal dan perbaikan lahan parkit.

Sedangkan, untuk Bandara Husein (Bandung) saat ini dalam proses tender yang sebentar lagi mulai dibangun dan diharapkan Tahun 2015 sudah beroperasi. Kemudian, Bandara Soekarno-Hatta dalam pengembangan terminal III, kelengkapan aset, lahan parkir dan perbaikan dari sisi udara.

Terakhir, penyelesaian status tanah di Bandara Udara Silangitu (Sumatera Utara). Sebab, tanah di bandara tersebut dimiliki oleh Pemda, Kementerian Kehutanan dan warga.

“Tahun 2015 semua selesai,” tegasnya.

Sumber: http://www.merdeka.com/uang/tujuh-bandara-yang-dikelola-angkasa-pura-ii-merugi.html

Baca juga:  Airporters! Ini, 5 Top Destinasi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2017
Previous articlePenerbangan Pindah ke Halim, Penumpang Siap Kena Delay
Next articlePekan depan, akses M1 bandara Cengkareng ditutup pukul 07.00 WIB