Rayakan Nyepi, Bali Tak Agendakan Wisata Gerhana Matahari

81
Provinsi Bali tidak mengagendakan wisata gerhana matahari total seperti daerah lainnya di Indonesia karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi

Provinsi Bali tidak mengagendakan wisata gerhana matahari total seperti daerah lainnya di Indonesia. Keputusan tersebut diambil karena momen langka tersebut terjadi bertepatan dengan Hari Raya Nyepi umat Hindu di Bali pada 9 Maret 2016.

“Di Bali kami tidak ada karena pas Nyepi. Menyesuaikan kondisi seperti pada saat Hari Raya Nyepi pada tahun-tahun sebelumnya untuk menghormati Tahun Baru Caka 1938 itu” ujar Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Perry Markus, Selasa (1/3).

Sebelumnya, Majelis Agama Provinsi Bali melarang adanya paket hiburan bagi hotel-hotel dan penyedia jasa hiburan lainnya yang ada di Pulau Dewata saat pelaksanaan Nyepi. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan bahwa paket wisata Nyepi memang dilarang untuk menghormati umat Hindu melaksanakan Nyepi.

Selain larangan paket wisata Nyepi, ada juga enam butir seruan lain diantaranya meminta lembaga penyiaran radio dan televisi untuk tidak bersiaran selama Nyepi dari 9 Maret 2016 dari pukul 06.00 Wita sampai 10 Maret 2016 pukul 06.00 Wita. Dilarang menyalakan petasan atau mercon, pengeras suara, bunyi-bunyian dan sejenisnya yang sifatnya mengganggu kesucian Nyepi dan membahayakan ketertiban umum.

Sudiana mengharapkan agar umat lainnya ikut menjaga kesucian Nyepi termasuk bagi umat Islam yang melaksanakan salat gerhana matahari agar menyesuaikan dengan suasana Nyepi. Sedangkan di beberapa kota lain, gerhana matahari total sendiri menjadi salah satu daya tarik wisata andalan.

Baca juga:  Bandara I Gusti Ngurah Rai Gandeng Skytrax Untuk Sejajarkan Diri
Previous articleMau Travelling, Ini Makanan Wajib yang Harus Dibawa!
Next articleIni, Alasan Lampu Pesawat Diredupkan Saat Take Off dan Landing