Home Blog Page 190

Heboh ! Ditemukan Pesawat Beradioaktif di Kantor PM Jepang

Pihak berwenang di Jepang melakukan penyelidikan setelah sebuah pesawat tanpa awak (drone) yang memancarkan radiasi ditemukan di atap gedung kantor perdana menteri Jepang.

Drone yang ditemukan memiliki diameter 50 cm dengan empat baling baling. Drone itu membawa sebuah kamera berukuran kecil dan sebuah botol yang diduga berisi bahan radioaktif yang memancarkan radiasi.

Kepolisian Jepang menyelidiki kemungkinan drone itu jatuh karena mengalami kerusakan. Namun, kabinet jepang mempertimbangkan motif lain dari kejadian ini.

“Ada kemungkinan drone itu digunakan untuk serangan teroris,” kata Ketua Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga, yang dilansir Al Jazeera, Kamis (23/2/2015). Suga mengingatkan kemungkinan tersebut dan menyatakan kejadian ini sebagai peringatan kepada Jepang mengenai masalah yang mungkin ditimbulkan oleh perangkat pesawat tanpa awak.

“Melihat kejadian sebelumnya, kami akan mengkaji ulang dan mengantisipasi kemungkinan serangan teroris dengan menggunakan drone. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencegah serangan teroris,” lanjutnya.

Tidak ada korban dalam kejadian ini. PM Jepang, Shinzo Abe saat ini sedang berada di Indonesia untuk menghadiri peringatan 60 tahun KAA yang berlangsung hingga 24 april 2015.

 

 

Sumber

Citilink Beli Pesawat Baru

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink selama 15-18 April 2015 di Tokyo mengadakan serangkaian pertemuan dengan sejumlahlessor (perusahaan pembiayaan) di Jepang untuk menegosiasikan pengadaan pesawat-pesawat baru sebagai bagian dari ekspansi bisnis dua tahun ke depan.

President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta, Rabu, 22 April 2015, mengatakan kunjungan ke Jepang merupakan penjajakan yang masih bersifat tukar pikiran. Namun kunjungan tersebut berhasil mencapai kesepakatan untuk membantu pengembangan ekspansi bisnis Citilink.

“Para lessor Jepang setuju untuk membantu Citilink dalam hal leasing pesawat-pesawat baru tanpa memerlukan prosedur yang rumit dengan terms yang baik,” ucap Albert.

Albert bersama Direktur Keuangan Citilink Indonesia Mega Satria mengadakan pertemuan maraton selama tiga hari dengan pimpinan Mitsui Co, Togin Leasing Co, SMBC Leasing Co, Chishima Co, dan sejumlah bankir utama Jepang lain.

Para lessor setuju memberikan persyaratan yang tidak terlalu memberatkan pihak Citilink untuk menambah jumlah pesawat jenis Airbus A320, yang memang menjadi pilihan utama Citilink. Sebagai LCC, Citilink menetapkan kebijakan satu tipe pesawat agar memudahkan dalam hal pemeliharaan dan perawatan armadanya.

Albert menuturkan kesepakatan yang telah dipahami kedua pihak akan dilanjutkan dengan pertemuan lebih serius dalam hal teknis dan finansial dalam beberapa waktu yang tak lama lagi. Sejumlah dokumen tetap harus dipenuhi Citilink agar bisa mendapat prioritas dari pihak lessor Jepang.

 

 

Sumber

Besok, Jalan Arah ke Bandara Halim Akan Macet

Lalu-lintas pagi dan sore hari ke arah Bandara Halim Perdanakusuma akan terganggu pada Jumat (24/4/2015). Tamu-tamu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Afrika (AA) 2015 akan berangkat keBandung untuk merayakan 60 tahun KTT AA.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Risyapuddin, mengatakan, nantinya semua tamu negara akan bergerak dari hotel, dan langsung diarahkan ke Tol Semanggi.

Jam penutupan jalan, diperkirakan dimulai pukul 06.10, dan akan didahulukan bagi para tamu negara yang akan terbang dari Bandara Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat Kepresidenan.

“Jadi memang didahulukan yang berangkat menuju bandara halim lebih dulu adalah tamu negara yang memakai pesawat kepresidenan dulu. Soalnya mereka sudah harus terbang dari Halim pukul 07.30,” ujar Risyapudin.

Lebih lanjut, Risyapudin mengatakan, pergerakan tamu negara menujuBandara Halim Perdana Kusuma tetap seusai cluster tempat menginap. Dimulai dari cluster 3, lalu cluster 2, dan cluster 1.

Polisi membagi lokasi hotel menginap delegasi dan tamu kepala negara jadi tiga cluster. Cluster 3 adalah tamu yang menginap di daerah Darmawangsa, lalu Hotel Mulia, dan Fairmont.

Lalu Cluster 2 adalah tamu yang menginap di hotel-hotel di Kuningan dan Jalan Rasuna Said. Kemudian cluster 1 ialah tamu yang menginap di Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin. Total ada 20 hotel yang dipakai menginap tamu delegasi dan kepala negara sahabat.

 

 

 

Sumber

Maskapai Pasrah Saat KAA Berlangsung

Peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) minggu ini berimbas ke operasional maskapai penerbangan. Maskapai yang beroperasi di Bandara Husein Sastranegara (Bandung) dan Halim Perdanakusuma harus mengalihkan dan membatalkan penerbangan dalam jadwal mereka.

Misalnya Garuda Indonesia. Setelah Husein Sastranegara ditutup pada 23 April 2015 pukul 16.00 WIB sampai 24 April 2015 pukul 21.00 WIB, Garuda membatalkan enam penerbangan, yaitu rute Batam-Bandung, Surabaya-Bandung, dan Denpasar-Bandung.

“Kami arahkan penerbangan lewat Jakarta,” ujar Ikhsan Rosan, Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Selasa (21/4/2015).

Meski hanya sampai Jakarta, sejauh ini kebanyakan penumpang Garuda Indonesia menerima tawaran tersebut. Ia mengklaim, tak ada penumpang yang meminta pengembalian tiket akibat insiden tersebut.

Lion Group juga melakoni hal serupa. Maskapai milik Rusdi Kirana ini juga untuk sementara meniadakan penerbangan di Husein Sastranegara sejak 23 April pukul 14.00 WIB hingga 24 April 2015. Andy M Saladin, Corporate Communication Manager PT Lion Mentari Airlines, melanjutkan, penerbangan Lion dari Bandung baru dibuka pada 25 April 2015.

Hampir semua anak maskapai Grup Lion, seperti Lion Air, Wings Air, Batik Air, dan Malindo Air, memiliki penerbangan dari Bandung. Berdasarkan pantauan, masing-masing mengoperasikan penerbangan dari Kota Kembang menuju tujuan domestik, seperti Surabaya, Denpasar, Batam, Singapura, Makassar, Manado, dan Balikpapan, serta ke Singapura dan Kuala Lumpur.

Sementara itu, maskapai ekonomis AirAsia tercatat telah membatalkan 18 penerbangan selama perhelatan KAA. Bahkan tak hanya rute dari dan menuju Bandung, Audrey Progastama, Head of Corporate Secretary and Communication PT Indonesia AirAsia, mengatakan, pihaknya juga untuk sementara meniadakan penerbangan yang singgah di Bandung, yaitu rute Solo-Singapura dan Semarang-Singapura.

Sejauh ini, hanya Sriwijaya Air yang tak terdampak KAA. Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication PT Sriwijaya Air, menjelaskan bahwa pihaknya tidak beroperasi di Husein Sastranegara ataupun Halim Perdanakusuma. Ia mengklaim, pihaknya sejauh ini belum mengalami keterlambatan yang berarti akibat peningkatan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pasrah merugi 

Skenario berbeda diterapkan Citilink Indonesia dan Batik Air yang memakai Bandara Halim Perdanakusuma. Dari 23 April 2015 sampai 24 April 2015, operasional kedua maskapai ini pindah ke Bandara Soekarno-Hatta.

Albert Burhan, Direktur Utama PT Citilink Indonesia, mengatakan bahwa mulai Selasa (21/4/2015) malam, pihaknya sudah memindahkan tujuan penerbangan dari Halim ke Soekarno-Hatta. Ia berharap, dengan pemindahan tiga pesawat yang dioperasikan di Halim, mulai Rabu (22/4/2015), rute Citilink sudah bisa beroperasi dari Cengkareng. Setiap hari, pihaknya melayani sekitar 20 penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Untuk rute yang beroperasi di Bandung, Citilink pasrah dan membatalkannya. Ia memastikan bahwa pihaknya bakal merugi dengan pembatalan ini, tetapi mengelak menghitung jumlah kerugian.

Menurut Achmad Luthfie, Direktur Utama PT Batik Air, maskapai ini mulai memindahkan penerbangan pada Selasa malam ke Soekarno-Hatta, dan baru beroperasi kembali di Halim pada Minggu (26/4/2015) nanti. Selama perhelatan KAA, tercatat ada 10 penerbangan yang dipindahkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

 

 

Sumber

Warga DIY Tolak Pembangunan Bandara Kulonprogo

Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menolak bandara melakukan demonstrasi di depan kantor Gubernur DIY, Rabu (22/4/2015).

Para demonstran menuntut Pemda DIY membatalkan proyek pembangunan Bandara Internasional di Kulonprogo.

Upaya menyuarakan tuntutan ini dilakukan para pendemo dengan memblokir Jalan Malioboro, tepat di depan Kepatihan. Akibatnya terjadi kepadatan arus lalintas yang cukup panjang.

Polisi terpaksa mengalihkan kendaraan yang melintas Jalan Malioboro melalui jalur khusus kendaraan non mesin di sisi barat Jalan Malioboro.

Pemda DIY menerima beberapa perwakilan untuk berdialog di ruang rapat Gedong Kiwo, Komplek Kepatihan.

 

Berikut tuntutan pendemo:

1. Tolak Pembangunan Bandara Internasional Kulonprogo
2.Tolak Perampasan Tanah
3.Tolak Refresifitas Aparat Terhadap Petani
4. Lindungi Hak Rakyat Atas Tanah
5.Bebaskan empat petani Kulonprogo (Sarjiyo, Wakidi, Trimarsudi dan Wasiyo)
6.Cabut Undang-Undang Keistimewaan DIY Nomor 13/2012 yang merampas tanah rakyat.

 

 

 

Sumber

Aktivis Membuat Petisi Untuk Melestarikan Ex-Bandara Kemayoran

Komunitas Save ex Airport Kemajoran melalui situs Change.org membuat petisi kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Petisi tersebut dibuat untuk meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melestarikan keberadaan bangunan bekas menara bandara Kemajoran, sekaligus menjadikannya sebagai museum kedirgantaraan di Indonesia.

Penggagas petisi, Mokhammad Misdianto mengatakan bahwa airport Kemajoran ini penting untuk dilestarikan karena ia adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah bandar udara tertua di Indonesia.

“Jejak-jejak airport Kemajoran saat ini sudah tidak terlihat lagi dengan jelas,” demikian ujar Misdianto yang juga seorang pemerhati sejarah dan wisata, Rabu (22/4/2015).

Komunitas Save ex Airport Kemajoran juga menggandeng komunitas lain seperti Indoflyer dan Komunitas ATCO Indonesia meminta agar bekas Airport Kemajoran benar-benar dilestarikan dan dijadikan cikal bakal Museum Kedirgantaraan Indonesia.

Bekas-bekas peninggalan airport Kemajoran tersebut antara lain terdiri atas tower/menara ATC Kemajoran, bekas apron (parkiran pesawat), bangunan terminal, terminal VIP Kemajoran dan bekas cross runway Kemajoran di Komplek PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menara bandara Kemayoran sendiri sudah dijadikan Benda Cagar Budaya DKI Jakarta berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta No. 475 Tahun 1993 yang ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Soerjadi Soedirja.

Saat ini, petisi di situs Change.org tersebut telah mengumpulkan 683 dukungan dari target 1.000 dukungan.

Untuk ikut serta mengirimkan petisi dan menyelamatkan bangunan bekas bandara Kemajoran, kunjungi petisi Selamatkan Bekas Airport Kemajoran di tautan berikut ini.

 

 

 

Sumber

Keindahan Pantai Kukup, Tanah Lot Milik Jogja

Siapa bilang suasana Tanah Lot hanya bisa kamu nikmati di Bali? Tentu tidak, karena di beberapa tempat seperti di Jogja Jawa Tengah juga mempunyai suasana Tanah Lot yang sayang kamu lewatkan jika sedang berkunjung ke Jogja, ya Pantai Kukup namanya.

Pantai Kukup memiliki sebuah pulau karang kecil di sisi timur lengkap dengan gardu pandang. Untuk mencapai pulau tersebut wisatawan bisa berjalan kaki menyusuri anak tangga dan menyeberang jembatan. Panorama inilah yang kerap membuat Pantai Kukup disebut sebagi Tanah Lotnya Jogja.

Gunungkidul sudah lama kondang sebagai kabupaten di ujung selatan Jogja yang memiliki deretan pantai menawan. Salah satu pantai di Gunungkidul yang dikenal dengan keindahannya adalah Pantai Kukup yang terletak di timur Pantai Baron. Seperti halnya pantai-pantai gunungkidul yang lain, Pantai Kukup memiliki garis pantai yang ditaburi pasir putih dan hempasan ombak yang jernih.

Garis Pantai Kukup memang tidak terlalu panjang sebab di kanan kirinya dihimpit oleh bebatuan karang. Meski tidak begitu luas seperti Pantai Baron atau Pantai Pok Tunggal, Pantai Kukup tetap menawan untuk dikunjungi dan dijadikan tempat melepas penat. Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kukup bisa bermain pasir atau berteduh di gua-gua karang alami yang banyak terdapat di pinggir pantai.

Tanah Lotnya Jogja, begitu orang kerap menyebut Pantai Kukup. Hal ini tentu saja bukan tanpa alasan. Jika di Tanah Lot terdapat sebuah pulau karang dengan pura di atasnya, di sisi timur Pantai Kukup juga terdapat pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan. Bedanya di pulau karang tersebut tidak terdapat pura, melainkan sebuah gardu pandang berukuran sedang yang biasa dijadikan tempat beristirahat pengunjung.

Untuk menuju pulau karang, wisatawan harus menapaki anak tangga dan mendaki bukit kemudian menyeberang melewati jembatan dengan hempasan ombak besar di bawahnya. Dari gardu pandang atau pendopo ini wisatawan bisa menyaksikan hamparan Samudra Hindia dengan ombaknya yang bergulung-gulung menabrak karang. Meski ombaknya besar, di beberapa bagian terdapat hamparan air laut yang tenang. Jika datang pada waktu yang tepat, wisatawan bisa menyaksikan sunrise maupun sunset pantai yang indah dari gardu pandang ini.

Akuarium Laut di Pantai Kukup

Selain pulau karang dengan gardu pandang, keistimewaan lain dari Pantai Kukup adalah keberadaan beragam biota laut dengan bentuk dan warna yang indah. Di Pantai ini terdapat banyak penjual ikan hias yang menjual ikan warna-warni dengan bentuk-bentuk yang lucu. Tak hanya ikan, wisatawan juga bisa menyaksikan biota laut lainnya seperti aneka kerang warna-warni, bintang laut dengan corak unik, hingga belut laut.

Bagi Anda yang hobi memancing, Anda juga bisa mencoba peruntungan dengan menebar mata pancing di pantai ini. Namun jika lapar sudah mendera dan tak kunjung mendapatkan tangkapan, silahkan kunjungi warung-warung di sekitar pantai yang menjual aneka olahan laut. Perut pun akan segera kenyang dan hati menjadi riang.

Lokasi dan Retribusi

Pantai Kukup terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 1 km dari Pantai Baron. Untuk mencapai pantai ini wisatawan bisa mengikuti jalur menuju Pantai Baron. Retribusi Pantai Kukup sebesar Rp 10.000 per orang. Retribusi ini merupakan tiket terusan yang bisa digunakan untuk mengunjungi belasan pantai lainnya.

 

Sumber

Heli TNI Jatuh di Semarang

Pengelola Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang mengemukakan, sempat ada satu pesawat yang tertahan di langit Kota Semarang, Jawa Tengah, menyusul ditutupnya bandara akibat jatuhnya heli Bell 402 milik TNI AD.

Pesawat itu, lanjutnya, sempat tertahan di udara selama hampir 30 menit sebelum akhirnya mendarat dengan aman.

“Yang holding itu Garuda Indonesia. Pesawat itu berputar-putar sekitar Semarang. Tetapi, ya enggak lama, sekitar setengah jam,” ujar Anom Fitranggono, General Affairs and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Selasa (21/4/2015).

Menurut Anom, sejak bandara ditutup, pesawat tersebut sudah telanjur terbang dari bandara asal menuju Semarang. Namun, setiba di langit Semarang, pesawat tersebut tidak bisa langsunglanding karena landasan pacu sedang bermasalah.

Akibatnya, pesawat tersebut terpaksa tertahan di angkasa (udara). Dia membantah, pesawat yang sudah ada di langit Semarang kembali ke bandara asal.

“Pesawat itu holding, tetapi tetap mendarat di sini, meski tadi sesaat kondisinya ditutup sementara,” kata Anom.

Dia mengatakan, sebelum insiden kecelakaan, pengelola bandara terus memantau kondisi lalu lintas penerbangan hingga landasan pacu setempat. Namun, pada pukul 08.20 WIB, pihak Airnav memberikan informasi adanya jatuhnya heli tersebut.

“Dari Lanumad juga tadi ngasih informasi. Tapi, dari Airnav itu memberi informasi tentang pergerakan pesawat. Sebenarnya, itu masih jauh dari runway dan itu hanya evakuasi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, heli Bell 402 dengan register HA 5066 itu terjatuh di peta Grip Map 14 saat digunakan latihan siswa penerbang. Saat itu, penerbang dilatih mematikan mesin heli di atas ketinggian 300 meter. Namun, saat mendarat, heli melenceng dari sasaran.

Meski terjatuh, heli diklaim hanya mengalami kerusakan ringan. Siswa penerbang juga dikabarkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

 

 

Sumber

10 Tips Hindari Stres di Bandara

Terburu-buru ke bandara hingga antrean panjang di loket check-in di bandara, sampai takut melakukan penerbangan. Ada banyak alasan membuat Anda stres di bandara, bahkan sebelum Anda melakukan perjalanan wisata itu sendiri. Berikut beberapa cara yang bisa menghilangkan stres saat di Bandara.

1. Datang lebih awal

Terlambat ke bandara adalah resep untuk stres. Ingat, stres adalah kumulatif. Hal ini akan menjadi awal dari serangkaian hal yang bisa membuat Anda merasa kewalahan yang berujung pada stres.

Harus terburu-buru sepanjang jalan dari pintu gerbang terminal adalah sebuah langkah yang salah dalam memulai perjalanan. Oleh karena itu, sebaiknya patuhi aturan penerbangan dengan datang setidaknya dua jam sebelum keberangkatan.

Perhitungkan waktu selama di perjalanan menuju bandara. Memang, terkadang Anda mungkin datang di bandara sebelum penerbangan Anda lepas landas, walau berangkat dari rumah dengan terburu-buru. Tetapi pada lain waktu mungkin saja Anda akan berada pada posisi ketinggalan pesawat yang membuat Anda stres.

2. Terbang di tengah hari.

Cobalah jadwalkan penerbangan Anda pada pagi sekali setelah subuh, misalnya penerbangan pertama, atau di siang hari. Idenya di sini adalah untuk dapat meninggalkan bandara setelah jam sibuk di pagi hari ataupun sebelum jam sibuk di sore hari. Pertimbangkan waktu terbaik di akhir pekan yang cenderung ramai di siang hari.

3. Sisihkan hari untuk perjalanan Anda.

Perjalanan udara memungkinkan Anda untuk datang dan pergi ke suatu destinasi dalam satu hari. Misalnya pagi berangkat ke Singapura, lalu sorenya Anda sudah tiba kembali ke Jakarta. Namun, perjalanan udara dan bandara hanya membuat Anda stres.

Oleh karena itu, sebaiknya sisakan satu hari dalam perjalanan Anda. Jangan terburu-buru dan nikmati perjalanan Anda dengan stres.

4. Bersiaplah untuk menunggu dan delay.

Kadang Anda kurang beruntung jika tidak ada penundaan. Kurangi stres dengan mempersiapkan diri jika delay terjadi. Bawa laptop, bacaan, atau sekedar musik untuk melewatkan waktu Anda.

5. Nikmati makanan relaksasi di bandara.

Selalu ada makanan unik di bandara. Tak ada salahnya Anda menikmati kuliner di bandara. Jangan biarkan diri Anda kelaparan sambil menunggu pesawat. Perut lapar hanya berujung pada stres.

6. Membawa satu set headphone.

Dalam sebuah survei baru-baru ini mendengarkan musik adalah cara terbaik orang untuk bersantai. Jadi membawa musik yang Anda suka di pesawat dan Anda akan menikmati perjalanan Anda jauh lebih baik. Lebih baik lagi jika Anda melengkapi diri dengan headphone berperedam suara.

7. Meditasi di pesawat.

Tutup mata Anda dan perhatikan nafas Anda. Hitung setiap nafas Anda atau coba ulangi kata atau frase santai berulang-ulang untuk diri sendiri. Jika Anda seseorang yang suka berdoa, lakukanlah doa kecil saat lepas landas dan mendarat, karena ini akan sangat membantu.

8. Pilihlah bandara Anda.

Jika ada pilihan beberapa bandara di daerah tempat Anda tinggal, pilihlah bandara terkecil yang sepi. Hitung-hitung sambil melakukan perjalanan tambahan.

9. Lakukan yoga di pesawat.

Lakukan beberapa yoga dengan pose berdiri saat menunggu antrian. Misalnya membungkuk ke depan, lalu menggenggam tangan di punggung, melengkungkan punggung, dan bersandar ke depan. Anda tidak harus melakukannya berlama-lama. Hanya cukup untuk regangkan otot di bagian belakang. Di kursi, Anda dapat melakukan gerakan sederhana.

10. Latihan di pagi hari.

Berolahraga di pagi hari adalah cara yang baik menghilangkan kecemasan. Lakukan olahraga di tempat olahraga terdekat setiap pagi sebelum berangkat. Dengan begitu Anda akan terlatih untuk tetap santai pada setiap penerbangan.

 

 

 

Sumber

Jadwal Penutupan Sejumlah Bandara Selama KAA

Guna kelancaran penerbangan para delegasi Konferensi Asia Afria (KAA) ke-60 yang berlangsung pada 19-24 April di Bandung dan Jakarta, akan diberlakukan penutupan di 2 (dua) bandara yaitu di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Untuk Bandara Husein Sastranegara, Bandung, penutupan bandara dilakukan selama dua hari yaitu: pada Kamis, 23 April 2015 mulai pukul 16.00 WIB sampai dengan Jumat, 24 April 2015 pukul 21.00 WIB.

Sedangkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, penutupan bandara dilakukan hanya satu hari yaitu pada tanggal 24 April 2015 mulai 05.30 WIB sampai dengan 18.00 WIB.

“Pada tanggal dan jam tersebut, kedua bandara ditutup untuk penerbangan umum,” jelas Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di Jakarta, seperti dikutip dari situs Kemenhub, Rabu, 21 April 2015.

Selain penutupan pada tanggal tersebut, Jonan mengatakan, pada tanggal 20 April 2015 sampai dengan tanggal 26 April 2015 (kecuali tanggal 24 April 2015) akan dikeluarkan Notice To Airmen(NOTAM) terkait informasi keterlambatan penerbangan yang mungkin terjadi (Expected Delay).

Pada kedatangan tamu-tamu negara (VVIP) ini, akan dilakukan prosedur standar untuk pelayanan pesawat VVIP yang berjumlah sebanyak 32 flight, sehingga akan berdampak pada keterlambatan (delay) penerbangan terhadap beberapa lalu lintas penerbangan (air traffic) yang menuju ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

 

Sumber

Citilink ‘Putar Arah’ Seluruh Penerbangannya ke Bandara Soekarno Hatta

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia akan mengalihkan seluruh penerbangannya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Banten. Pemindahan berkaitan dengan peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA), 19 hingga 24 April 2015.

“Kami sangat berterima kasih dengan Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura II, juga pimpinan TNI AU serta Airnav Indonesia yang telah mengizinkan pengalihan penerbangan Citilink ke Bandara Soekarno-Hatta mulai tanggal 21 April malam hari sampai 25 April 2015,” kata President & CEO Albert Burhan, Senin (20/4/2015).

Ia mengatakan bahwa seluruh penerbangan terakhir ke Bandara Halim Perdanakusuma pada 21 April 2015 dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Hal ini berkaitan dengan Bandara Halim akan digunakan sebagai fasilitas utama para tamu negara peserta KAA menuju Bandung, Jawa Barat, dan kembali lagi ke Jakarta sebelum pulang ke negara masing-masing.

Selanjutnya, ia mengemukakan, pada 22 hingga 25 April 2015 seluruh penerbangan dari dan ke Bandara Halim Perdanakusuma akan dialihkan ke Cengkareng, kecuali penerbangan terakhir pada 25 April dikembalikan ke Halim Perdanakusuma.

“Kegiatan akbar bangsa Indonesia bisa berjalan lancar demikian juga dengan kenyamanan penumpang Citilink,” ujarnya.

Albert menjelaskan, “Sejak awal manajemen Citilink mendukung sepenuhnya kegiatan Konferensi Asia Afrika yang ke-60 karena ini merupakan kegiatan nasional dan juga menjadi kebanggaan bagi rakyat Indonesia.”

Berdasarkan hasil rapat yang berlangsung Senin, mantan Direktur Keuangan Citilink itu mengemukakan, diperoleh keputusan bahwa penerbangan Citilink dapat dialihkan mulai 21 April 2015 malam hari.

Namun demikian, Albert mengingatkan bahwa tetap ada kemungkinan penundaan atau kelambatan penerbangan karena tingginya tingkat kepadatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, ia mengemukakan, prinsip keamanan dan kerahasiaan juga berlaku dalam jadwal kedatangan penerbangan para kepala negara atau delegasi peserta KAA.

Albert menjelaskan, manajemen Citilink juga menginstruksikan kepada petugasnya di Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Soekarno-Hatta, dan Bandara Husein Sastranegara di Bogor, Jawa Barat, untuk menginformasikan kepada para penumpang agar bisa memahami dinamika dari acara KAA.

“Demi menjaga kenyamanan penumpang, kami pun mengefektifkan SMS blasting, call center, dan mengimbau para agen perjalanan untuk memastikan nama penumpang dan nomor ponsel penumpang tercantum, agar bisa dihubungi jika terjadi perkembangan lebih lanjut,” katanya.

Citilink hingga kini melayani penerbangan ke tujuh kota tujuan dari Bandara Halim Perdanakusuma, yaitu, Kualanamu (Medan) sebanyak satu penerbangan pergi/pulang (PP) dalam satu hari dan Abdurahman Saleh (Malang, Jawa Timur) satu penerbangan PP).

 

 

Sumber

Jalan Menuju ke Bandara Halim Diprediksikan Akan Macet Selama KAA

Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan dari Bandara Halim Perdanakusuma, sebaiknya perhatikan pengumuman PT Angkasa Pura II ini. Akan ada penyesuaian jadwal penerbangan komersial di Bandara Halim menyusul adanya penerbangan VIP dan VVIP terkait peringatan Konferensi Asia-Afrika.

Pada 21-23 April akan terjadi penundaan yang direncanakan atau expected delay bagi penerbangan komersial. Untuk penerbangan mana saja yang terkena delay hal tersebut bergantung dari Notice to Airmen (NOTAM) yang akan diterbitkan Kantor NOTAM Kementerian Perhubungan.

“Dianjurkan juga kepada calon penumpang pesawat agar tiba lebih awal guna menghindari kemacetan di jalan akses menuju bandara,” jelas Sekretaris Perusahaan PT AP II Eko Diantoro dalam siaran pers, Minggu (19/4/2015).

Adapun Bandara Halim Perdanakusuma akan ditutup untuk seluruh penerbangan komersial pada 24 April dari pukul 05.30 hingga 18.00 WIB. Akses utama menuju bandara pada tanggal tersebut juga ditutup untuk umum mulai pukul 06.00 WIB.
Sementara itu, sejak 18 April hingga 25 April seluruh operasional maskapai sewa atau charter dan sekolah pilot dipindahkan ke Bandara Pondok Cabe.

“Dapat disampaikan bahwa sebanyak 27 delegasi peserta Konferensi Asia-Afrika telah mengonfirmasi tiba pada 19-21 April, dan sebanyak 25 unit pesawat kenegaraan akan diparkir di Bandara Halim Perdanakusuma,” ungkap Eko.

 

Sumber

Cuaca

Bali
broken clouds
28.3 ° C
28.3 °
28.3 °
82 %
2.4kmh
56 %
Thu
28 °
Fri
27 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0