Home Blog Page 175

Menikmati Matahari Tenggelam di Pulau Peucang

Sekelompok rusa akan menyambut kedatangan para traveler di dermaga. Pantai berpasir putih halus dengan air laut yang kebiruan terlihat sangat menggoda. Ya, begitulah yang akan kamu alami jika berkunjung ke Pulau Peucang, Ujung Kulon, Jawa Barat.

Di penghujung harinya, para traveler akan disajikan pemandangan matahari tenggelam di bagian barat pulau tersebut. Bukan perkara mudah memang bertandang ke pulau yang masuk dalam Taman Nasional Ujung Kulon ini.

Selain derasnya arus laut, jalan menuju tempat pemberangkatan pun berliku dan cukup terjal. Namun semua rasa lelah itu akan terbayar dengan suasana alam disekitarnya. Pesona Pulau Peucang di Kabupaten Pandeglang, Banten, sungguh memukau. Di salah satu pulau di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) ini, satwa-satwa liar hidup bebas tanpa diganggu.

Selain rusa, gerombolan monyet, merak, dan biawak juga bebas berlalu lalang. Hewan-hewan lain yang hidup di Pulau Peucang antara lain burung hantu, rangkong, elang, dan piton.

Ternyata tak hanya rusa yang mendiami pulau ini, ada beragam satwa liar yang tinggal bebas di pulau seluas tiga hektar itu. Satwa lainnya seperti monyet, biawak, babi ular piton, dan beberapa jenis burung.

Meski tergolong sebagai hewan liar, binatang-binatang tersebut tak mengganggu aktivitas para pelancong pulau Peucang. Namun jika tak berhati-hati, monyet-monyet kecil itu bisa dengan cepat merampas makanan yang dibawa Teman Pejalan. Berbeda dengan monyet yang jahil, beberapa babi justru senang berada didekat manusia.

Meski lebih dikenal karena keindahan pantainya, pulau Peucang juga memiliki hutan yang tak kalah menantang untuk dieksplor. Hutan disekitar pulau ini masih sangat terjaga ekosistemnya.

Ketika sudah berada dalam tengah hutan, ratusan pohon-pohon berukuran raksasa dijamin akan membuat para Teman Pejalan takjub. Bahkan dibeberapa lokasi, kita harus melewati sebuah akar pohon raksasa tersebut yang menjulang menyerupai sebuah pintu.

Jalur trekking di hutan pulau Peucang berjarak sekitar 3 km dengan waktu tempuh sekira satu jam. Jalur tersebut juga menjadi jalan untuk menuju ke pantai Karang Copong. Pantai yang berada di bagian barat Pulau Peucang itu merupakan tempat yang sangat tepat untuk menikmati matahari tenggelam.

 

Supported by Blibur.com

Lokasi Kecelakaan Twin Otter Kawasan Pendakian Populer

Sejumlah polisi Nepal menyisir lokasi jatuhnya pesawat. Mereka menemukan sesosok jenazah yang hangus terbakar.

Pesawat Twin Otter milik Tara Air yang hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Pokhara menuju Jomsom ditemukan di pegunungan Nepal dekat Desa Dana, distrik Myagdi. Diduga, pesawat yang menewaskan 23 orang tersebut jatuh akibat cuaca buruk.

Saat ditemukan, pesawat Twin Otter telah hancur berkeping-keping. Tidak ada satupun yang selamat termasuk kru pesawat. Dua diantara korban merupakan warga negara Cina dan Kuwait. Kabut tebal menyelimuti Mustang lokasi dimana Bandara Jomsom berada.

Mustang sendiri dikenal sebagai kawasan pendakian populer di Gunung Annapura. Pada 2014 silam, sebuah pesawat Twin Otter juga pernah bernasib serupa di Nepal bagian barat. Saat itu, kecelakaan menewaskan 18 orang. Hingga kini, penyisiran di lokasi jatuhnya pesawat masih terus dilakukan.

Delay 1 Jam, Garuda Indonesia Sampaikan Permohonan Maaf

PT Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerbangan rute Jakarta-Yogyakarta.

PT Garuda Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penerbangan rute Jakarta-Yogyakarta. Saat kejadian, salah satu penumpang pesawat GA206 itu adalah Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar.

VP Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Benny Butarbutar mengungkapkan bahwa Keterlambatan ini disebabkan oleh gangguan teknis yang baru diketahui menjelang keberangkatan. Pada saat persiapan pesawat GA206 dengan registrasi PKGEH ditemukan gangguan teknis di bagian pintu depan dan memerlukan waktu perbaikan yang cukup lama.

Pihak manajemen pun memutuskan untuk melakukan pergantian pesawat dengan menggunakan regristrasi PKGFO. Proses pergantian pesawat memerlukan waktu karena perlu memindahkan penumpang, bagasi, kargo, catering serta kebutuhan lainnya.

“Sehingga pesawat mengalami delay sekitar 1 jam dan pesawat akhirnya baru dapat berangkat pkl. 11.05 WIB,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Marwan menyampaikan keluh kesahnya terkait delay ini. Marwan menilai pelayanan PT Garuda Indonesia masih bobrok karena sering delay. Bahkan Ia meminta agar pemerintah mengevaluasi direksi Garuda. Marwan juga mengaku bahwa dia sempat mengalami delay selama 2 jam hingga membuat jadwal perjalanannya berantakan. Pertemuan dengan masyarakat desa dan akademisi di Yogyakarta pun tertunda.

Evakuasi Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Twin Otter Nepal Diteruskan

Pesawat Twin Otter mengalami kecelakaan saat tengah melakukan perjalanan dari Pokhara 125 km dari Ibukota Kath­mandu

Setelah sebelumnya sempat dihentikan karena cuaca buruk, evakuasi jenazah korban dan puing pesawat Twin Otter yang dioperasikan Tara Air kembali dilanjutkan, Kamis (25/2).

Menurut Direktur Jenderal Otoritas Penerbangan Nepal, Sanjiv Gautam, pesawat jatuh di pegunungan Nepal dekat Desa Dana, distrik Myagdi. Pesawat berada 4 Km atau 13.000 kaki di atas permukaan laut dan 100 Km dari Pokhara.

Sebelumnya, pesawat Twin Otter mengalami kecelakaan saat tengah melakukan perjalanan dari Pokhara 125 km dari Ibukota Kath­mandu menuju Jomson, Rabu kemarin. Pesawat ini membawa 23 orang yang terdiri dari 20 penumpang dan 3 awak pesawat.

Baca juga: 23 Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Twin Otter di Nepal

23 Penumpang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Twin Otter di Nepal

Pesawat Twin Otter mengalami kecelakaan saat tengah melakukan perjalanan dari Pokhara 125 km dari Ibukota Kath­mandu

Pesawat Twin Otter mengalami kecelakaan saat tengah melakukan perjalanan dari Pokhara 125 km dari Ibukota Kath­mandu menuju Jomson, Rabu (24/2). Pesawat maskapai pribadi Tara Air ini membawa 23 orang yang terdiri dari 20 penumpang dan 3 awak pesawat.

Sebagian penumpang merupakan warga Nepal sedangkan dua diantaranya berkewarganegaraan Cina dan Kuwait. Pesawat ini kehilangan kontak dengan menara pengawas 10 menit setelah lepas landas.

Industri penerbangan Nepal memiliki catatan keamanan yang buruk. Namun sampai saat ini masih belum jelas penyebab kecelakaan tersebut. Sanjiv Gautam selaku Direktur Jenderal Civil Aviation Authority Nepal mengungkapkan puing-puing pesawat naas itu ditemukan di dekat Desa Dana di Daerah Myagdi.

Belanda Punya Restoran Khusus untuk Para Jomblo

Ini, restoran untuk para jomblo di Belanda

Mungkin jarang sekali dari kalian yang ingin pergi sendirian ke kafe. Beberapa orang bahkan beranggapan, pergi sendirian ke kafe hanya untuk Anda yang tidak memiliki kekasih. Nah, untuk kalian para jomblo tidak perlu khawatir.

Sebab di Belanda, ada restoran khusus untuk para jomblo atau orang yang tidak punya kekasih yakni, EenMaal. Dibuka sejak Juni 2015 lalu, EenMaal ternyata cukup diminati terlebih menyajikan menu mewah dan berkelas.

Seseorang yang memiliki ide untuk membangun restoran ini yaitu, Marina Van Goor. Menurutnya, makanan-makanan yang istimewa juga seharusnya dinikmati sendir. Restoran ini juga bisa dikunjungi oleh orang yang ingin menyendiri dan tidak suka keramaian.

Restoran unik ini tidak menyediakan meja yang lebar, hanya ada satu kursi untuk satu meja makan. Jarak antara meja tamu satu dan lainnya juga diatur tidak terlalu jauh. Sang pemilik juga menjamin bahwa dengan jarak meja yang dekat akan tetap menjaga privasi masing-masing tamu.

Angkasa Pura II Dapat Pinjaman Rp 2,1 Triliun dari Tiga Bank BUMN

PT Angkasa Pura II (Persero) mendapat pinjaman Rp 2,1 triliun dari tiga bank BUMN yaitu, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. Pinjaman itu digunakan untuk pengembangan bandara-bandara dibawah naungan Angkasa Pura II termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Penandatanganan kerjasama ini dihadiri oleh Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, Direktur Utama Bank BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama ‎Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam. Penandatangan juga disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi mengungkapkan, Angkasa Pura II memiliki sejumlah rencana pengembangan bandara demi kenyamanan dan keamanan konektivitas kota-kota di belahan barat Indonesia. Untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta sendiri diperkirakan akan membutuhkan investasi sebesar Rp 41 triliun.

Pengembangan salah satu bandara terbesar di Indonesia ini termasuk pembangunan Terminal 3 Ultimate. Untuk tahap satu, rencananya akan dimulai pada Mei 2016 baru kemudian operasi penuh pada Desember 2016. Luas Terminal 3 Ultimate mencapai 331.101 meter persegi yang dapat menampung pergerakan sebanyak 25 juta penumpang pesawat per tahun.

 

Tips Aman Membawa Bayi di Pesawat

Ini beberapa tips berikut agar bepergiaan Anda dengan bayi menjadi lebih menyenangkan

Bepergian membawa bayi sangatlah tidak mudah. Sebagian besar kondisi ini membuat ibu kewalahan dan ragu untuk membawa bayi bepergian dengan pesawat. Faktor kenyamana si bayi juga menjadi pertimbangan penting bagi para ibu. Hal ini bisa diatasi dengan beberapa tips berikut agar bepergiaan Anda dengan bayi menjadi lebih menyenangkan :

1. Pemesanan Tiket
Agar aman dan nyaman naik pesawat dengan bayi, lakukan booking online, sehingga anda tidak usah repot-repot dan antre untuk datang ke loket pemesanan tiket. Pesanlah tiket dari jauh-jauh hari agar menghindari dari kehabisan tempat duduk. Anda juga memiliki kebebasan untuk menentukan tempat duduk karena masih banyak kursi tersedia.

2. Menentukan waktu
Jika Anda ingin tenang saat terbang bersama bayi, pilihlah waktu penerbangan yang pas, yaitu pada saat jam tidur si bayi. Penerbangan dekat sebaiknya Anda lakukan di siang hari (waktu tidur siang bayi) dan untuk penerbangan jauh biasakan pilih malam hari. Dengan begitu, aman dan nyaman naik pesawat bersama bayi terwujud.

Wings Air Buka Rute Penerbangan Lombok-Bima, Ini Jadwalnya!

Maskapai penerbangan Wings Air membuka rute penerbangan baru Lombok-Bima

Maskapai penerbangan Wings Air membuka rute penerbangan baru Lombok-Bima. Rute penerbangan ini akan dilakukan setiap hari sebanyak dua kali. Demikian disampaikan Public Relation Manager Lion Air Group, Andy M Saladin, dalam siaran persnya, (23/2).

Pembukaan rute baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dan mempermudah masyarakat menggunakan moda transportasi udara di Nusa Tenggara Barat (NTB). Bukan itu saja, penambahan rute maskapai milik Lion Air Group itu diharapkan pula dapat menumbuhkan pariwisata dan ekonomi di NTB.

Nantinya, penerbangan ini akan melalui Bandara Internasional Lombok menuju Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (Bima Airport) di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ini dia, jadwal rute baru Wings Air rute Lombok-Bima yang harus kalian ketahui:

IW 1864 Lombok–Bima, pukul 09.25-10.25, efektif mulai 24 Februari 2016
IW 1865 Bima–Lombok, pukul 14.05-15.05, efektif mulai 24 Februari 2016
IW1878 Lombok–Bima, pukul 15.40-16.40, efektif mulai 23 Februari 2016
IW1879 Bima–Lombok, pukul 06.15-07.15, efektif mulai 24 Februari 2016

Garuda Akan Gunakan Boeing 777-300ER untuk Penerbangan ke Shanghai

Garuda Indonesia akan menggunakan  Boeing 777-300ER untuk rute penerbangan Jakarta-Shanghai dari sebelumnya menggunakan pesawat Airbus A330-300. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menambah kapasitas penumpang lebih banyak yakni hingga 393 kursi.

Penggantian pesawat ini akan mulai diberlakukan pada 27 Maret 2016 dengan frekuensi penerbangan tetap satu kali sehari pada pukul 23.50 WIB dan tiba di Shanghai pukul 07.05 waktu setempat.

Saat ini, maskapai penerbangan bintang lima ini memiliki 10 unit pesawat Boeing 777-300ER yang digunakan untuk pelayanan jarak penerbangan menengah hingga jauh seperti Amsterdam (Belanda), London (Inggris), Jeddah (Arab Saudi), dan sejumlah negara di Asia.

Yakin Kalian Traveller Sejati?

Sebagian dari kalian pasti suka banget travelling. Bahkan kalian rela menghabiskan uang hanya untuk pergi travelling. Jika kalian pecinta travelling, kalian harus tahu tanda-tanda traveller sejati yang sesungguhnya. Beberapa ciri-ciri ini menunjukan bahwa kalian salah satu traveller sejati:

1. Rajin Menabung
Bagi kalian yang pecinta banget travelling, kalian pasti tidak mau meminta uang ke orang tua, traveller sejati itu berani menahan diri untuk tidak membeli barang yang di sukainya, dia rela menabung agar liburan yang ingin di tujunya terlaksanakan. Bahkan menggunakan uang dengan cara menabung menjadi suatu kebanggan untuk seorang traveller. Kalian rela berhemat, menyimpan sebagian uang jajan demi membiayai perjalanan kalian.

2. Travelling Tidak Harus dengan Rombongan
Traveller sejati sangatlah berani untuk pergi sendiri, masalah yang biasanya terjadi saat travelling seperti kecopetan, tersesat itu hal yang biasa di alami oleh rombongan juga. Toh apa salahnya jika kalian pergi sendiri tanpa teman. Bukan berarti kalian penyendiri, kamu cuma orang yang tangguh dan mandiri. Tantangan yang kamu hadapi selama bepergian sendirian telah menjadikan kalian sebagai pribadi yang berani.

Ini Alasan Jangan Membawa Tongsis Saat Liburan

Peneliti menilai kehadiran tongsis dapat merusak suasana liburan kamu

Tongkat Narsis atau biasa disebut Tongsis seakan selalu lekat dengan para traveler untuk ber-wefie ria. Apalagi saat ini action camera dan smarphone dengan kualitas kamera mumpuni dapat diperoleh dengan harga terjangkau. Menyenangkan memang, bisa berfoto bersama sahabat, namun sebuah penelitian justru menyebut tongsis “berbahaya” saat liburan.

Peneliti menilai kehadiran tongsis dapat merusak suasana liburan kamu bersama keluarga, teman atau saat bersama kekasih. Semakin tinggi fitur yang terdapat di smartphone dinilai akan semakin mengganggu ketenangan Teman Pejalan, karena dapat membuat kamu tak bisa lepas darinya.

Lebih lanjut, penelitian lainnya juga menyebutkan jika orang-orang yang memainkan ponselnya saat berada didalam pesawat bisa membuat penumpang lainnya terganggu. Selain itu, wisatawan yang melakukan video call di depan tempat wisata juga dianggap menngganggu wisatawan.

Bahkan karena terlalu mengganggu, beberapa negara melarang penggunaan tongsis untuk selfie seperti Mekkah (Arab Saudi), Sistine Chapel (Vatikan), Pantai Garaoupe (Prancis), Colosseum Roma (Italia) dan beberapa stadion di Inggris juga mencekal penggunaan tongsis. Tempat wahana hiburan anak-anak, Disney World di Orlando, Amerika Serikat juga memberlakukan hal serupa.

Pihak Disney World mengeluarkan peraturan bagi para pengunjung dilarang membawa tongis kepada pengunjung. Sebelumnya, terjadi insiden dimana wahana terpaksa diberhentikan karena ada tongsis menyangkut. Meski dilarang, masih banyak tongsis bergambar tokoh-tokoh Disney dijual bebas.

Seperti dikutip dari Dailymail, mengambil gambar makanan-makanan yang disajikan di restoran juga menjadi salah satu hal yang mengganggu kenyamanan orang lain.

Sementara itu, tak sedikit perilaku aneh turis yang mengganggu kenyamanan wisatawan lain. Misalnya, menggunakan tongsis dengan camera underwater untuk memotret di kolam renang hotel. Karena, tidak ada wisatawan yang difoto secara diam-diam ketika berada di kolam renang hotel.

Bahkan baru-baru ini, pihak penyelenggara Java Jazz Festival 2016 melarang para penonton membawa tongsis ke dalam venue acara.

 

 

Supported by Blibur.com

 

Cuaca

Bali
overcast clouds
24.2 ° C
24.2 °
24.2 °
88 %
1.7kmh
100 %
Tue
24 °
Wed
30 °
Thu
29 °
Fri
30 °
Sat
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0