Bandara Batam Tutup Dialihkan Ke Pekanbaru

372

Dua penerbangan dari maskapai Garuda Indonesia tujuan Batam terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Otoritas Bandara Hang Nadim Batam menutup sementara bandara menyusul kecelakaan pesawat latih di landasan pacu, Selasa pagi, 10 Februari 2015.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 152 dengan rute Jakarta-Batam mendarat di Pekanbaru pukul 11.15. Adapun Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 270 dari Medan menuju Batam mendarat di Pekanbaru pukul 11.20. “Kedua pesawat hingga kini masih di Pekanbaru,” kata Duty Manager Bandara SSK II Pekanbaru Hasnan, saat dihubungi Tempo.

Hasnan mengatakan telah menerima informasi bahwa Bandara Hang Nadim telah dibuka. Pesawat latih yang mengalami kecelakaan di landasan pacu pun telah dievakuasi. “Baru saja kami mendapat informasi bandara sudah di buka, pesawat Citilink dari Batam tujuan Pekanbaru baru saja mendarat,” ujarnya.

Bandara Hang Nadim sempat ditutup setelah pesawat latih jenis Cessna milik Flybest Flying School mengalami insiden dan terbakar saat mendarat di landasan pacu. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.25.

Menurut laporan kantor berita Antara, pesawat tersebut awalnya berhasil mendarat dengan mulus. Sebelum sempat berhenti, tiba-tiba muncul percikan api sehingga pesawat terbakar. Dikabarkan ada dua orang yang berada di dalam pesawat. Namun keduanya sudah dievakuasi dan tidak mengalami luka serius.

Otoritas Bandara Hang Nadim telah mengemui manajemen Flybest untuk mengetahui penyebab kecelakaan. “Saya baru ketemu manajemen. Sebentar lagi saya berikan informasinya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso.

Ini adalah kedua kalinya pesawat latih Flybest mengalami kecelakaan. Pertama kali terjadi pada 2013 ketika pesawat Flybest jatuh di perairan Pulau Bintan. Sekolah penerbangan yang didirikan awal 2013 semula memiliki lima pesawat latih.

Baca juga:  Menikmati Keindahan Alam Tepi Pantai Di Tanjung Lesung

 

Sumber

Previous articleM Naim Haryawan, Prajurit Pencium Pesawat
Next article4 Destinasi Jika Anda Ke Maluku