Home Blog Page 126

Bandara Kualanamu dan Soekarno-Hatta Raih Sertifikat Skytrax

Bandara Internasional Kualanamu, Medan kembali meraih sertifikasi Bintang 4 dari Skytrax dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang meraih sertifikasi Bintang 3 Skytrax atas pelayanan yang baik kepada para penumpang pesawat dan pengunjung bandara.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/7), mengatakan kedua sertifikasi tersebut diberikan berdasarkan penilaian Airline Quality Ranking yang dilakukan oleh Skytrax.

“Penilaian Airline Quality Ranking didasarkan dari kemampuan bandara memberikan yang terbaik pada produk yang berhubungan langsung dengan konsumen atau penumpang pesawat, termasuk juga layanan dari para staf ‘frontliners’ (petugas depan) di terminal,” katanya.

Awaluddin menjelaskan produk yang berhubungan langsung dengan konsumen itu antara lain pelayanan di area keberangkatan, kedatangan, dan transit. Pelayanan dimaksud adalah fasilitas bandara, pelayanan pelanggan (customer services), keamanan, imigrasi, dan area komersial, termasuk tenant makanan dan minuman.

“Bandara Internasional Kualanamu merupakan satu-satunya bandara di Indonesia yang mampu meraih sertifikasi Bintang 4, di mana artinya bandara ini adalah yang terbaik di Indonesia. Sertifikasi ini juga merupakan apreasiasi bagi AP II selaku operator bandara sehingga semakin memacu kami agar selalu memberikan standar pelayanan tertinggi bagi penumpang pesawat di Indonesia. Seperti kita ketahui, Skytrax adalah lembaga independen yang diakui oleh indutri transportasi udara global,” tuturnya.

Sementara itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini tengah memacu pengembangan guna meningkatkan standar pelayanan di mana sebagian hasil dari pengembangan tersebut sudah dapat dirasakan sehingga bandara ini juga berhasil meraih penghargaan “The World Most Improved Airport 2017″ juga dari Skytrax.

“AP II saat ini tengah mengembangkan seluruh bandara yang dikelola terutama dalam infrastruktur digital guna menjadikan bandara beropasi secara efektif dan efisien, di samping juga semakin meningkatkan standar pelayanan kepada seluruh penumpang pesawat dan pengunjung bandara,” ujarnya.

Terkait sertifikasi Bintang 4, bandara-bandara di dunia lainnya yang berada di kelompok ini selain Kualanamu antara lain Abu Dhabi International Airport, Barcelona El Prat Airport, Frankfurt Airport, dan London Heathrow Airport.

Kemenpar Mendukung Maskapai Mempromosikan Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan siap mendukung maskapai penerbangan untuk melakukan promosi wisata Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menjawab keraguan maskapai yang hendak membuka rute penerbangan internasional baru di suatu daerah.

“Misalnya, kita mau mengembangkan Belitung dan akan dibuka penerbangan internasional dari Belitung. Tapi maskapai bingung siapa yang akan naik? Kemenpar lalu akan membantu mempromosikan Belitung misalnya di Singapura,” ujar Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizki Handayani, seperti yang dilansir oleh republika.co.id

Menurutnya, Kemenpar akan mendorong Belitung untuk membuat paket wisata menarik, yang berbeda dengan destinasi-destinasi wisata lainnya di Asean seperti Phuket di Thailand atau Langkawi di Malaysia. Paket wisata saat ini lebih diminati mayoritas pelancong di negara seperti Singapura dan Malaysia.

“Jadi nanti airline terbang dan kita promosi. Kami ambil alih anggaran mereka untuk promosi. Saya harap kepala daerah juga bisa mendukung,” ungkap Rizki.

Sementara itu, pembukaan rute penerbangan internasional baru di destinasi-destinasi wisata lama Indonesia justru menghadapi kendala. Ia menjelaskan, kapasitas bandara di sejumlah kota seperti Yogyakarta, Bandung, dan Bali, sudah terlalu penuh untuk penerbangan-penerbangan baru.

Menghadapi penuhnya kapasitas penerbangan di Yogyakarta, misalnya, Kemenpar memiliki cara unik untuk mengatasinya. Kemenpar akan mendorong penerbangan internasional ke Solo yang saat ini relatif masih banyak yang tersedia. “Kita mulai mengangkat Solo, untuk menutupi kekurangan penerbangan ke Yogyakarta. Akhirnya kita punya destinasi baru yang bisa diangkat, yaitu Solo,” jelasnya.

Teknologi Pemindai Biometric Untuk Efisiensi Waktu Saat Proses Check-in Penumpang Pesawat

Terminal 5 Heathrow telah menjadi Bandara terbaru untuk percobaan gate pemindai biometrik untuk mengurangi waktu tunggu untuk penumpang.
Sistem akan mengambil informasi biometrik pada saat check-in atau ketika penumpang melewati keamanan dan menyamakan database penumpang di gate. Heathrow melakukan uji coba sistem ini pada penerbangan domestik, tetapi pihak Bandara akan memperluas sistemnya ke penerbangan internasional pada akhir tahun.
Heathrow merupakan bandara paling pertama  dari beberapa Bandara yang mengumumkan perluasan penggunaan biometrik dalam upaya untuk mengurangi antrian penumpang. Bandara London Gatwick dan Bandara Internasional Dubai baru-baru ini telah mengadopsi sistem buatan dari Silicon Valley berbasis Tascent.
Tascent adalah pemasok terkemuka sistem pengenalan iris mata, salah satu ahli biometrik berharap untuk lebih luas digunakan di bandara dalam tahun-tahun mendatang.
Joey Pritikin, Vice President dari penjualan dan pemasaran di Tascent, berkata, pengenalan iris mata adalah yang paling akurat, stabil dan real-time.
Tascent’s terbaru bernama InSight One iris, bekerja dengan penumpang berdiri di depan sistem dan melihat ke depan. InSight One Sytem kemudian memindai penumpang dan menyamakan data yang ada dalam proses check-in.

Vietnam Airlines Pindah Ke Terminal 3 Soeta

Setelah Saudi Arabian Airlines pindah ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Senin (10/7), aliansi penerbangan Skyteam lain yakni Vietnam Airlines juga akan pindah dari Terminal 2 pada Rabu (12/7).

Senior General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan di Tangerang, Selasa, menuturkan rute yang akan dilayani sama seperti di Terminal 2 yakni Jakarta-Hanoi dan Jakarta-Ho Chi Minh.  Seluruh penerbangan ini akan menggunakan pesawat wide body Airbus 320 NG. Salah satu tujuan dari perpindahan maskapai internasional Skyteam dari Terminal 2 ke Terminal 3 adalah mengurai kepadatan penumpang.

“Kami sudah melakukan optimalisasi sarana dan prasarana di Terminal 3. Baik dari sisi pelayanan dan fasilitas, seperti sisi airside dan landside sudah kami persiapkan. Seluruh persiapan tersebut sudah direncanakan dengan matang,” katanya dalam keterangan resmi.

Seperti diketahui, penerbangan internasional Garuda melalui Terminal 3 hingga kini berjalan lancar dan dinilai sukses. Terminal 3 Internasional dilengkapi dengan sejumlah fasilitas digital seperti, baggage handling system (BHS), layar flight information display system (FIDS) dengan teknologi termodern, serta didukung aplikasi smartphone yang dapat mempermudah penumpang pesawat atau pengunjung bandara mencari lokasi parkir, memesan tempat parkir inap, melakukan reservasi taksi, melihat jadwal penerbangan, dan lain sebagainya.

Guna mendukung kelancaran operasional, Terminal 3 juga dilengkapi dengan 64 konter imigrasi, masing-masing 32 konter imigrasi di keberangkatan dan kedatangan. Selain itu juga terdapat total 32 autogate imigrasi, di mana masing-masing 15 autogate imigrasi di keberangkatan dan 17 autogate imigrasi kedatangan.

Pada security check point sebelum memasuki area imigrasi terdapat 12 unit x-ray dan dari dua unit body scanner, akan ditambah total menjadi enam unit body scanner guna mendukung terwujudnya keamanan serta keselamatan saat di terminal maupun pesawat.

Sejumlah tenant makanan dan minuman juga sudah ramai membuka gerainya untuk melayani kebutuhan para penumpang pesawat rute internasional ini dan pengunjung terminal. Untuk mendukung pengoperasian tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah melengkapi berbagai fasilitas pendukung yang sudah dialokasikan di Terminal 3, seperti check-in counter, free wifi, free internet booth, free charging booth, contact stand, ground support system (GSS), dalam waktu dekat juga akan tersedia self check-in di Internasional.

Ini 8 Hal Penting Saat Pemeriksaan Keamanan di Bandara

Prosedur keamanan di bandara harus ditaati oleh para pejalan. Demi kelancaran, ada beberapa hal yang baiknya dipersiapkan atau dihindari saat pemeriksaan keamanan di bandara.

Delapan hal berikut dapat mempercepat proses untuk masuk ke ruang tunggu penerbangan dan mempermudah calon penumpang tak terkecuali petugas bandara:

1. Bawa cairan dalam jumlah yang ditentukan

Khusus penerbangan internasional, jangan membawa cairan lebih dari 100 mililiter. Membawa cairan dalam jumlah lebih dari itu, dipastikan akan disita oleh petugas keamanan bandara. Hanya ada pengecualian untuk obat-obatan dan susu untuk bayi dalam aturan ini. Cara lain yang diizinkan adalah cairan yang dibungkus rapat dari gerai bebas pajak (duty free) itupun dalam jumlah yang ditentukan oleh bandara asal dan tujuan.

2. Pegang tiket dan kartu identitas Anda

Sebelum masuk antrean, pegang tiket dan tanda pengenal Anda. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pemeriksaan keamanan dan antrean.

3. Lepas ikat pinggang, jaket, jam tangan, dan kalau perlu sepatu

Beda negara, beda peraturan tentang benda menempel di tubuh yang perlu dilepas. Di Indonesia ikat pinggang, jam tangan, serta jaket adalah benda yang harus dilepas dari tubuh dan diperiksa di mesin x-ray. Lepas benda tersebut di luar antrean, agar tak repot.

4. Pisahkan elektronik berukuran besar

Elektronik dengan ukuran cukup besar seperti laptop, konsol permainan, atau kamera video perlu dikeluarkan dari tempatnya untuk di cek oleh pihak keamanan. Pastikan elektronik berukuran kecil juga tak berada di kantung Anda.

5. Jangan pakai sandal

Lebih baik hindari menggunakan sandal untuk penerbangan internasional, daripada berurusan dengan rentetan pertanyaan dari pihak keamanan yang memperpanjang waktu pemeriksaan.

6. Periksa jarak gerbang keberangkatan

Di bandara internasional yang luas dan sangat sibuk, jarang gerbang keberangkatan kadang jauh dari tempat pemeriksaan. Jadi sediakan rentang waktu yang lebih lama untuk penerbangan internasional.

7. Jangan membuat keributan dengan petugas kemanan

Hindari berdebat dengan petugas keamanan dan taati peraturan yang dijabarkan. Sebab petugas keamanan memiliki hak untuk menahan calon penumpang dan dapat berimbas kepada penerbangan yang terlewat.

8. Jangan pernah bercanda tentang bom

Bercanda memang dibolehkan di bandara. Namun jangan pernah bercanda dengan topik bom. Tahun 2013 ada calon penumpang yang ditangkap di Miami International Airport karena topik ini. Begitu pula dengan calon penumpang di LaGardia Airport karena bercanda dengan topik bom.

PT Angkasa Pura I Berikan Bantahan Soal Lowongan Pekerjaan Di Bandara Kulonprogo

PT Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Kulonprogo, Yogyakarta memberikan keterangan soal adanya modus penipuan lowongan pekerjaan di Bandara tersebut. Info tentang lowongan pekerjaan disebar melalui e-mail dan Whatsapp.

Dalam pernyataannya, Israwadi, selaku Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) mengatakan bahwa PT Angkasa Pura I tidak pernah melakukan rekrutmen melalui e-mail. Ia juga menambahkan informasi yang beredar di media WhatsApp tersebut tidak benar dan mengandung unsur penipuan.

“Dengan ini kami nyatakan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar dan mengandung unsur penipuan. Pengumuman rekrutmen PT Angkasa Pura I (Persero) tidak pernah dilakukan melalui e-mail, dan tidak dipungut biaya apapun,” terang Israwadi.

Israwadi mengatakan bahwa pengumuman rekrutmen korporat diumumkan melalui media massa nasional dan website korporat. “Kami tidak pernah bekerja sama dengan biro travel apapun dalam hal rekrutmen karyawan. Untuk Bandara Kulonprogo pada saat ini juga belum dilakukan proses rekrutmen karyawan,” lanjutnya.

PT Angkasa Pura I (Persero) juga akan melaporkan segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan dan menghimbau masyarakat agar selalu waspada, dan melakukan konfirmasi mengenai informasi rekrutmen melalui Contact Center Bandara 172 di nomor telepon 172.

Perdana Menteri India Setujui Penjualan Maskapai Air India

Air India yang merupakan penerbangan nasional India dikabarkan akan dijual. Hal itu terjadi karena maskapai tersebut terlilit hutang yang besar. Perdana Menteri Narendra Modi juga telah menyetujui penjualan tersebut.

Dilansir Reuters, Pangsa pasar Air India mengalami kemerosotan hingga 13 persen akibat kemunculan maskapai penerbangan baru. Air India juga dibebani hutang sebesar 8,5 miliar dolar AS, dengan struktur biaya yang terus membengkak. Pemerintah India juga telah memberikan dana sebesar 3,6 miliar dolar AS sejak 2012 namun tetap tidak bisa menyelamatkan maskapai nasional tersebut.

Rencananya komite dari lima menteri federal senior yang dipimpin oleh Menteri Keuangan India Arun Jaitley akan melakukan pertemuan pada bulan ini untuk membicarakan rencana penjualan tersebut. Para analis memprediksi, penjualan Air India tetap akan dilakukan kepada pembeli potensial dari dalam negerinya yakni Tata Sons dan IndiGo.

Dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir, Kementerian Penerbangan Sipil India bersama dengan sejumlah pejabat pemerintah bertemu dengan Ratan Tata yang merupakan pemilik Tata Sons. Menurut sejumlah analis, Tata akan menjadi pembeli yang menarik bagi pemerintah sebab, perusahaan ini merupakan pendiri Air India sebelum dijadikan sebagai maskapai nasional pada 1953.

Sementara IndiGo menyatakan tertarik dengan operasi internasional dan Air India Express yakni sebuah maskapai dengan biaya rendah. Analis penerbangan di ICICI Securities Anshuman Deb mengatakan, penjualan Air India akan memberikan nilai yang positif bagi pemerintah.

Singapore Airlines Berikan Reward Mileage Untuk Para Pengusaha UKM

Singapore Airlines telah meluncurkan program terbaru HighFlyer Singapore Airlines yang ditujukan bagi Perusahaan Berskala Kecil dan Menengah (UKM) agar dapat memperoleh lebih banyak mileage dari penerbangan untuk perjalanan bisnis. Program perjalanan perusahaan terbaru ini dirancang untuk memberikan hadiah (reward) baik bagi perusahaan maupun para karyawan ketika mereka terbang bersama Singapore Airlines dan SilkAir.

Perusahaan akan mendapatkan poin HighFlyer, sementara karyawan dapat terus mengumpulkan KrisFlyer miles setiap kali mereka terbang dengan Singapore Airlines atau SilkAir, yang akan menjadikan perjalanan bisnis mereka menjadi lebih bermanfaat dan berharga.

Dengan tidak dikenakannya minimum pengeluaran untuk perjalanan setiap tahunnya, perusahaan dapat memperoleh lima poin HighFlyer untuk setiap pembelian tiket penerbangan sebesar 1 dollar Singapura (S$1) yang dilakukan melalui platform pemesanan untuk perusahaan milik Singapore Airlines atau melalui agen perjalanan yang ditunjuk.

Melalui program ini, perusahaan memiliki fleksibilitas untuk memilih bagaimana dan kapan mereka ingin memanfaatkan poin HighFlyer yang telah dikumpulkan, di mana poin tersebut dapat digunakan secara sebagian maupun seluruhnya ketika mereka ingin membeli tiket untuk penerbangan Singapore Airlines atau SilkAir selanjutnya ke lebih dari 100 destinasi di 30 negara.

Melalui portal web self-service, perusahaan dapat memeriksa dan mengetahui saldo poin HighFlyer mereka, memanfaatkan poin HighFlyer, mengelola perjalanan dan pemesanan mereka, serta mengunduh e-statement.

Senior Vice President Sales and Marketing Singapore Airlines, Mr Campbell Wilson, mengatakan, ”Kami sangat gembira untuk dapat meluncurkan program HighFlyer Singapore Airlines bagi Perusahaan Berskala Kecil dan Menengah. Kami senantiasa mengembangkan lebih banyak cara untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pelanggan kami, dan membuat perjalanan mereka menjadi lebih berharga dan menyenangkan saat terbang bersama kami.

Perusahaan yang mencapai pengeluaran tahunan yang telah ditetapkan akan diberikan pilihan untuk dapat ditransfer kepada Program Perjalanan Perusahaan Singapore Airlines (Singapore Airlines Corporate Travel Programme), sebuah program perusahaan bagi perusahaan berskala besar untuk menikmati tarif spesial korporat dan manfaat tambahan lainnya.

 

PT Dirgantara Indonesia Buat Pesawat Untuk Nepal

PT Dirgantara Indonesia (Persero) telah melakukan kesepakatan dengan Nepal dalam hal pembuatan satu unit pesawat CN235 yang diharapkan selesai dalam 18 bulan.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemasaran PT Dirgantara Indonesia di Asia dan Afrika. Sebelumnya PT DI telah mengirim pesawat yang sama ke negara Afrika sebanyak 1 unit, bahkan saat ini Senegal menambah pesanan 1 unit lagi ke PT DI dan sedang dikerjakan.

Perlu diketahui, saat ini PT Dirgantara Indonesia dan CASA menjadi dua perusahaan yang memiliki lisensi Airbus dalam memproduksi CN235. Hanya saja, dalam kesepakatannya, CASA memiliki hak pasar di wilayah Eropa dan Amerika Serikat (AS). Sedangkan PT DI memiliki hak pasar di luar dua benua tersebut.

 

Saudi Arabian Airlines Boyong Penumpangnya Ke Terminal 3

Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara baru, dan terhitung mulai hari ini penerbangan Saudi Arabian Airlines akan beroperasi di Terminal 3.

Dengan pindahnya ke Terminal 3 maka standar pelayan maskapai tersebut akan lebih ditingkatkan untuk kepuasan dan kenyamanan para penumpangnya.

Rute yang akan dilayani yaitu tujuan Jeddah, Riyadh, dan Madinah yang seluruhnya menggunakan pesawat Boeing 777-300ER yang merupakan pesawat wide body.

Guna mendukung kelancaran operasional, Terminal 3 juga dilengkapi dengan 64 konter imigrasi, masing-masing 32 konter imigrasi di keberangkatan dan kedatangan. Selain itu juga terdapat total 32 autogate imigrasi, di mana masing-masing 15 autogate imigrasi di keberangkatan dan 17 autogate imigrasi kedatangan.

“Kita juga sudah menerapkan common use check-in counter system yang juga sudah diterapkan bandara terbaik di dunia,” terang Wakan.

Pada security check point sebelum memasuki area imigrasi terdapat 12 unit x-ray dan dari dua unit body scanner, akan ditambah total menjadi enam unit body scanner guna mendukung terwujudnya keamanan serta keselamatan saat di terminal maupun pesawat.

Sejumlah tenant makanan dan minuman juga sudah ramai membuka gerainya untuk melayani kebutuhan para penumpang pesawat rute internasional ini dan pengunjung terminal.

Untuk mendukung pengoperasian tersebut, Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah melengkapi berbagai fasilitas pendukung yang sudah dialokasikan di Terminal 3, seperti check-in counter, free wifi, free internet booth, free charging booth, contact stand, ground support system (GSS), dalam waktu dekat juga akan tersedia self check-in di Internasional.

” Prinsipnya pelayanan di Terminal 3 dipastikan akan lebih baik, sehingga akan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa bandara,” tutup Wakan.

Menyusul selain Saudi Arabian Airlines, dalam waktu dekat akan ada beberapa airlines yang juga akan memindahkan operasinya di Terminal 3, diantaranya Vietnam Airlines, Korean Air dan Xiamen Air.

Kekerasan Terhadap Aviation Security Kembali Terjadi

Baru seminggu berlalu, penganiayaan terhadap petugas Aviation Security terjadi lagi. Kali ini pelakunya adalah seorang Dokter militer TNI berinisial AG yang melakukan penamparan terhadap petugas AVSEC di terminal 1A Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Disebutkan kejadian bermula akibat kesalahan komunikasi antara pelaku dengan petugas keamanan Bandara Soetta. Pada saat melakukan Walk Through (WTMD) dan X-Ray, alat tersebut berbunyi sehingga petugas avsec melakukan pemeriksaan terhadap AG.

Sebelum melakukan penggeledahan tubuh, petugas avsec telah meminta izin kepada pelaku, namun ketika petugas meminta izin, AG menamparnya.

Atas kejadian itu, kemudian keduanya dibawa ke satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bandara Soetta untuk dilakukan pemeriksaan.

Sebelumnya seorang penumpang wanita yang mengaku sebagai istri pejabat pangkat satu melakukan kekerasan kepada seorang petugas Avsec di bandara Sam Ratulangi Manado.

Disebutkan, wanita tersebut marah ketika seorang petugas Avsec memintanya melepaskan jam tangan untuk dimasukkan ke mesin X-Ray.

Penggunaan Sinar Laser Makin Menjamur Di Makassar

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tampaknya harus segera menertibkan para pemilik atau pengguna sinar laser. Pasalnya sudah banyak Pilot yang melaporkan adanya gangguan serangan sinar laser kearah pesawat saat akan mendarat di bandara.

Pesawat yang mendapatkan teror serangan laser yakni Lion Air 777, Sriwijaya Air 726, Batik Air 6183, Citylink 612 dan Lion Air 640.

Disebutkan, serangan sinar laser tersebut bersumber dari arah yang sama pada serangan sebelumnya, dan para pilot mengatakan laser mengenai bagian kanan badan pesawat.

Sepanjang Januari hingga Juli tahun ini misalnya, tercatat pilot yang mendapat serangan laser saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sudah mencapai 50 kali.

Perlu diketahui bahwa sinar laser yang diarahkan ke pesawat akan berdampak pada terganggunya jarak pandang Pilot saat akan mendarat yang beresiko membahayakan penerbangan.

Cuaca

Bali
overcast clouds
28 ° C
28 °
28 °
82 %
3.4kmh
99 %
Fri
28 °
Sat
28 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,303.0
AUD
12,456.2
EUR
20,294.4
CNY
2,534.1
JPY
110.1
SGD
13,589.6