Karena Nama WiFi, Penerbangan Menuju London Dibatalkan

62

Ratusan penumpang gagal terbang setelah salah seorang penumpang mendapati hotspot wifi yang bertuliskan “Jihadist Cell London 1”. Maskapai Thomson Airways yang seharusnya berangkat dari Cancun, Meksiko menuju London pada hari Selasa siang lalu harus membatalkan penerbangannya pada hari itu.

Seperti dilansir dari Dailymail, Kejadian bermula ketika seorang penumpang menemukan hotspot wifi yang bertuliskan Jihad London, lalu ia pun memberitahukan kepada kru pesawat. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi dan kemudian petugas kepolisian melakukan pemeriksaan menyeluruh di dalam pesawat.

Hal ini dilakukan sebagai aksi antisipasi terror bom  seperti yang terjadi di Manchester dimana menewaskan 22 orang sehari sebelumnya. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas keamanan maskapai menyatakan tidak ada bahaya yang terdeteksi di dalam pesawat.

“Situasi sangat kacau di dalam terminal. Kami harus melakukan pemeriksaan keamanan kembali, mengambil bagasi dan harus menunggu 30 menit lamanya untuk menunggu instruksi bersama dengan polisi bersenjata dan kumpulan orang seperti tentara dengan anjing pelacak di terminal tersebut,” kata salah seorang penumpang.

Pilot pesawat kemudian mengatakan bahwa penerbangan akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu dan akan ada keamanan tambahan yang akan diberlakukan di pesawat.

Baca juga:  JK akan Rapat Mengenai Pengembangan Bandara
Previous articleBandara Hang Nadim akan Melayani 27 Penerbangan Haji
Next articleJin Air Beroperasi Mulai Juni 2017, Bukti Ambisi Sulawesi Utara Terhadap Pariwisata Indonesia Timur