Ini, Museum Tertua Di Indonesia

251
Indonesia memiliki banyak museum yang tersebar di setiap daerah.

Indonesia memiliki banyak museum yang tersebar di setiap daerah. Bahkan ada pula beberapa museum yang dianggap memiliki usia tertua sejak awal pembangunannya. Dilansir dari berbagai sumber yang dihimpun Airport.id, ini dia 5 museum tertua di Indonesia:

1. Museum Wayang (1640)

MuseumWayang_180316

Museum Wayang adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat. Gedung yang tampak unik dan menarik ini telah beberapa kali mengalami perombakan. Pada awalnya bangunan ini bernama De Oude Hollandsche Kerk “Gereja Lama Belanda” dan dibangun pertama kali pada 1640. Tahun 1732-1808 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk (Gereja Baru Belanda) akibat hancur oleh gempa bumi pada tahun yang sama. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung museum wayang dan diresmikan pemakaiannya pada 13 Agustus 1975. Meskipun telah dipugar beberapa bagian gereja lama dan baru masih tampak terlihat dalam bangunan ini.

2. Musium Bahari (1652)

MuseumBahari_180316
Museum Bahari adalah museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Koleksi-koleksi yang disimpan terdiri atas berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya, ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Disajikan pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Di sisi lain ditampilkan koleksi biota laut, data-data jenis dan sebaran ikan di perairan Indonesia dan aneka perlengkapan nelayan dan pelayaran (alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan aneka meriam), teknologi pembuatan perahu tradisional serta folklor adat-istiadat masyarakat nelayan Nusantara. Melengkapi penampilan kebaharian Indonesia, museum ini juga menampilkan matra TNI AL, koleksi kartografi, maket Pulau Onrust, tokoh-tokoh maritim Nusantara serta perjalanan kapal KPM Batavia-Amsterdam. Museum ini berlokasi di Jalan Pasar Ikan No. 1 Sunda Kelapa, Jakarta Barat.

Baca juga:  Sriwijaya Air Siapkan Kursi Tambahan Hadapi Lonjakan Penumpang Lebaran

3. Musium Fatahilah (1707)

MuseumFatahilah_180316
Bila Anda datang untuk berwisata ke Jakarta, Anda harus mengunjungi Museum Fatahillah yang terletak di pusat Fatahillah Square di Jalan Pintu Besar Utara 27. Ada dua museum lainnya di alun-alun ini. Anda juga akan terkesan dengan air mancur di tengahnya dan sebuah meriam Portugis.

4. Museum Nasional Republik Indonesia (1778)

Museum Nasional Republik Indonesia_18036
Pada tanggal 24 April, 1778 sekelompok intelektual Belanda mendirikan lembaga ilmiah dengan nama Bataviaasch van Kunsten en Genotschap Wetenschappen, (Batavia Society for Seni dan Ilmu Pengetahuan). Badan swasta ini memiliki tujuan mempromosikan penelitian di bidang seni dan sains, terutama dalam sejarah, arkeologi, etnografi dan fisika, dan menerbitkan berbagai temuan. Salah satu pendiri JCM Radermacher menyumbang pembangunan dan koleksi benda budaya dan buku-buku yang memiliki potensi besar untuk memulai sebuah museum dan perpustakaan bagi masyarakat.

5. Museum Taman Prasasti (1795)

MuseumTamanPrasasti_180316
Museum Taman Prasasti adalah sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda yang berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 propinsi di Indonesia beserta koleksi kereta jenazah antik. Museum seluas 1,2 ha ini merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan yang menyatu.

Previous articleIngin Tidur Nyenyak di Pesawat ? Hindari 8 Hal Ini!
Next articlePelaku Bunuh Diri di Bandara Kualanamu Diduga TKI di Hong Kong