Inilah Daftar 50 Istilah Dalam Dunia Penerbangan

istilah dalam dunia penerbangan

Pesawat terbang adalah alat transportasi yang paling cepat dan membutuhkan perhatian khusus dalam segala halnya. Banyak juga istilah dalam dunia penerbangan yang biasanya tidak semua orang mengetahui maksud atau makna dari istilah tersebut.

Airport.id mencoba membahas sedikit tentang istilah-istilah dalam dunia penerbangan.

Aeronautic

Ilmu penerbangan atau informasi tentang penerbangan.

Alternate Aerodrome

Bandara alternatif, yaitu bandara lain yang akan dipilih jika tidak bisa mendarat di bandara tujuan

Apron

Tempat parkir pesawat

Arrival

Bagian kedatangan

Aviation

Institusi atau suatu lembaga penerbangan

Baggage

Bagasi yaitu barang barang bawaan

Boarding

Naik ke pesawat

Cabin Attendant

Penjaga Kabin atau lebih dikenal dengan Pramugari atau Pramugara

Cabin Crew

Pramugari atau Pramugara

Climbing

Saat pesawat sedang terbang naik

Connecting Flight

Pergantian pesawat lain atau menggunakan airline lain biasanya saat transit

Crash

Kecelakaan

Cruising

Pesawat sedang terbang datar

Dangerous Good

Barang-barang yang termasuk dalam daftar membahayakan keselamatan penerbangan

Departure

istilah dalam dunia penerbangan adalah Bagian Keberangkatan

Descending

Pesawat sedang terbang turun

Destination

Tujuan akhir suatu penerbangan

Ditching

Mendarat darurat di air

Divert

Mendarat di bandara yang bukan tujuan – dialihkan ke bandara lain

Emergency Landing

Pendaratan darurat yang dilakukan di bandara

Flight

Penerbangan (adjective)

Force Landing

Pendaratan dilakukan di luar Bandara

Holding Area

Tempat pesawat menunggu di udara, dengan cara berputar-putar biasanya menunggu antrean untuk landing

Holding Bay

Tempat pesawat menunggu di darat biasanya menunggu antrian untuk takeoff

Leaving for

Akan berangkat ke

Pax (Passenger)

Penumpang pesawat udara

RON (Remain Over Night)

Pesawat tinggal untuk bermalam

Runway

Tempat pesawat mengambil ancang-ancang dalam takeoff atau juga sebagai tempat landing

Taxi (Taxiing)

Sedang jalan di darat, dari / ke runway

Taxi way

Jalan penghubung antara Apron dengan Runway

Taxi-holding position

Posisi yang ditentukan tempat pesawat udara yang sedang taxi dan kendaraan dapat diminta berhenti agar berada pada jarak yang cukup kepada suatu runway

Transit

Melewati bandara lain sebelum bandara tujuan. Dalam transit tidak ganti pesawat atau bisa juga ganti pesawat

ADC

Arodrome Controll – Control yang berada di tower

APP

Approach Controll – Control sesudah/sebelum ADC

Kespen

Keselamatan Penerbangan

KNKT

Komite Nasional Kecelakaan Transportasi

RNAV

Area Navigation

TCA

Terminal Control Area

RVSM

Reduced Vertical Separate Minima

Air Space

Ruang udara

Control Air Space

Ruang udara yang dikendalikan

FIR

Flight Information Region

UIR

Upper Information Region

MATS

Makassar Advanced Air Traffic System

Route

Jalur penerbangan di dalam ruang udara (A576, W13, W53, dll.)

ILS

Instruments Landing System, peralatan elektronik yang dipakai untuk membantu pesawat melakukan pendaratan. Sistem untuk menghindari tabrakan udara, Sistem dalam pesawat udara berdasarkan sinyal radar pengamat sekunder, yang beroperasi independen lepas dari peralatan yang di darat untuk pemberian petunjuk bagi penerbang adanya potensi konflik dengan pesawat udara yang menggunakan transponder SSR.

Radar

Radio Detection and Ranging, suatu alat pendeteksi pancaran radio yang memberikan informasi tentang jarak, azimut dan/atau elevasi suatu objek.

SSR

Secondary Surveillance Radar, sistem radar apabila sinyal radio yang dipancarkan dari stasiun radar mengawali pancaran sinyal radio dari stasiun lain.

PSR

Primary Surveillance Radar, sistem radar yang memakai sinyal radio yang direfleksikan.

Pelayanan Lalu Lintas Udara (LLU)

Suatu istilah umum yang arlinya bervasiasi, pelayanan informasi penerbangan pelayanan kesiagaan pelayanan petunjuk/saran bagi lalu lintas udara, pelayanan pemanduan LLU (pelayanan pemanduan ruang udara jelajah, pelayanan pemanduan) ruang udara pendekatan

NOTAM

Notice to Airmen, pemberitahuan yang dibagikan menggunakan telekomunikasi berisi informasi berhubungan dengan pembuatan kondisi atau perubahan fasilitas, pelayanan, prosedur atau hal berbahaya, pengetahuan secara tepat waktu diperlukan para personel terkait dengan operasional

Leave a Reply