Banyuwangi – Africa van Java tak hanya di Taman Nasional Baluran saja. Coba datang ke Sadengan di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. Di sana terhampar padang savana luas dengan banyak banteng Jawa, rusa, dan burung merak!

Traveler pasti tahu Taman Nasional Baluran di Situbondo dengan pemandangan savana bak Afrika. Tapi, padang savana juga ada di Sadengan, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jatim. Bahkan, Sadengan disebut-sebut lebih mirip Afrika karena banyaknya satwa liar di sana.

“Kalau padang savana, memang lebih luas di Baluran. Tapi, kalau soal banyaknya satwa lebih banyak di Sandengan ini. Ada banteng Jawa, burung merak, dan rusa yang mudah dilihat,” ujar ranger di Pos Sandengan, Suparno kepada detikTravel dan rombongan Raja Wisata, Sabtu (19/10/2013).

Suparno pun mengajak rombongan untuk melihat kawanan satwa di padang savana seluas 84 hektar ini. Di depan mata, ada bentangan padang savana yang sangat luas berwarna hijau. Di bagian belakang dari pintu masuknya, ada perbukitan hijau yang ditumbuhi pepohonan lebat. Pemandangan nan cantik!

Sekitar 10 meter memasuki padang savana, rombongan dikejutkan oleh kawanan banteng. Jaraknya mungkin sekitar 20 meter, tapi tanduknya yang runcing seperti huruf ‘u’ terlihat jelas. Warnanya ada yang cokelat dan hitam. Mereka sedang asyik memakan rumput dan beberapa ada yang mengawasi gerak-gerak peserta rombongan.

“Itu banteng Jawa, nama latinnya bos javanicus. Banteng berwarna hitam itu yang jantan, kalau yang cokelat itu betina. Tahun 2012, populasi mereka di Sadengan ini ada 125 ekor,” ungkap Suparno.

Ketika rombongan makin dekat, kawanan banteng pun berjalan menjauh. Rupanya tak hanya banteng, tapi juga ada rusa-rusa di sekitar mereka. Kedua satwa ini sepertinya sedang menikmati santap siang bersama. Tanduk rusa jantannya pun terlihat panjang, runcing, dan juga bercabang.

“Rusa itu lebih sensitif daripada banteng. Mereka bakal lari lebih cepat kalau ada wisatawan yang coba mendekat,” tutur Suparno.

Peserta rombongan harus memainkan tombol zoom dari kamera mereka untuk mendapat angle terbaik. Kawanan rusa dan banteng yang berkeliaran bebas, sangat mudah untuk ditemukan. Hanya saja, Anda harus hati-hati melangkah agar tidak menginjak kotoran-kotoran mereka. Tapi, ada di mana burung merak?

“Kalau burung merak biasanya hanya keluar pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Sekitar pukul 10.00 WIB, mereka sudah hinggap di pohon lagi karena tak tahan oleh panas,” ujar Suparno menjelaskan.

Sadengan ini berada di sekitar 2 kilometer dari pintu masuk Pos Rawa Bendo, Taman Nasional Alas Purwo. Traveler yang mau menyewa ranger untuk menemani berkeliling Sadengan, hanya dikenakan biaya sukarela saja. Pasti, Anda sangat puas dan takjub kalau pemandangan ala Afrika ini justru ada di Pulau Jawa bagian timur.

Tak sampai di situ, rupanya ada satu satwa liar lagi yang berkeliaran bebas di Sadengan yaitu ajag atau yang biasa disebut anjing hutan. Sebabnya, salah satu peserta rombongan secara tak sengaja menemukan bangkai yang diperkirakan anak banteng yang sudah berupa tulang-belulang.

“Memang ada juga anjing hutan seperti serigala di sini dan mereka biasanya menyerang anak banteng atau rusa hanya pada malam hari saja,” kata Suparno.

Padang savana yang luas, kawanan banteng, rusa, burung merak, dan anjing hutan, selamat datang di Afrika! Eh bukan, di Sadengan!

Afif Farhan – detikTravel